Berita ❯ Kabupaten Kepulauan Mentawai
Tim SAR Gabungan Temukan Seluruh Korban Kecelakaan Kapal di Mentawai Dalam Kondisi Meninggal Dunia
TVRI Sumatera Barat • Seputar Sumbar 03 November 2026 JAM 17:48:26 WIB

MENTAWAI — Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan seluruh korban kecelakaan kapal (Man Overboard) di Perairan Pasapuat, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Selasa (3/11/2026). Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan telah diserahkan kepada pihak keluarga.
Dua korban tersebut masing-masing bernama Pidar (50) dan Aloisius (40). Keduanya dilaporkan hilang setelah speedboat bermesin 5 PK yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan akibat cuaca buruk dalam perjalanan dari Mapinang menuju Beriulou, Sabtu (31/10/2026).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai, Benteng Hilton Telaumbanua, menjelaskan bahwa kedua korban ditemukan di hari ketiga pelaksanaan Operasi SAR pada koordinat yang berbeda.
"Pada hari ketiga pelaksanaan Operasi SAR, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan kedua korban yang sebelumnya dilaporkan hilang. Keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan telah dievakuasi menuju rumah duka," ujar Benteng, Selasa (3/11/2026).
Korban pertama ditemukan pada pukul 09.50 WIB. Berselang beberapa jam kemudian, tepatnya pukul 14.45 WIB, korban kedua ditemukan di sekitar Pulau Siruamata.
Peristiwa bermula pada Sabtu (31/10/2026) pukul 16.00 WIB, ketika dua unit speedboat yang masing-masing membawa dua orang berangkat dari Mapinang menuju Beriulou. Di tengah perjalanan, rombongan terpisah akibat cuaca buruk dan badai.
Satu unit speedboat berhasil tiba di Beriulou pukul 21.00 WIB, sementara speedboat yang ditumpangi Pidar dan Aloisius hilang kontak. Keesokan harinya, Minggu (1/11/2026) pukul 08.00 WIB, nelayan setempat menemukan speedboat korban di Perairan Pasapuat, yang kemudian dilaporkan oleh Kepala Desa Beriulou kepada Kantor SAR Mentawai.
Merespons laporan tersebut, Kantor SAR Mentawai mengerahkan Tim Rescue bersama unsur gabungan yang dibagi ke dalam beberapa Search and Rescue Unit (SRU), baik di laut, darat, maupun pesisir pantai.
Pencarian melibatkan 11 personel Rescue Kantor SAR Mentawai, Lanal Kepulauan Mentawai, Pos TNI AL Simaubuk, Pos TNI AL Sikakap, Polairud, Polsek Sipora, Polsek Sikakap, nelayan, serta masyarakat setempat.
Sejumlah alutsista dan sarana turut dikerahkan, di antaranya RIB 02 Mentawai, kapal nelayan, kendaraan taktis D-Max, peralatan medis, alat komunikasi satelit, hingga Starlink.
Dengan ditemukannya seluruh korban, Kantor SAR Mentawai mengusulkan penghentian Operasi SAR sesuai prosedur yang berlaku. Benteng turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat serta belasungkawa kepada keluarga korban.
"Kami menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban, serta apresiasi kepada seluruh unsur TNI/Polri, pemerintah desa, nelayan, dan masyarakat yang bahu-membahu sejak hari pertama operasi," tutupnya.
Wartawan : Tio Furqan Pratama
Editor : REDAKSI PORTAL MEDIA BARU
❝❞ Komentar Anda
Berita Lainnya
Berita Terkini Seputar Sumatera Barat
Lima Travel Umrah Tak Berizin Berangkatkan Jemaah, Kemenhaj Sumbar Siapkan Penindakan
03 November 2026 JAM 14:51:59 WIB
Tim SAR Gabungan Temukan Satu Korban Speedboat Tenggelam di Mentawai, Satu Dalam Pencarian
03 November 2026 JAM 14:47:20 WIB
Polda Sumbar Bekuk Dua Pengedar Sabu di Padang, Sita Puluhan Paket Siap Edar
02 November 2026 JAM 09:00:39 WIB