Berita

Berita Seputar Sumatera Barat

Berita ❯ Kabupaten Padang Pariaman

Balita 2 Tahun yang Hanyut di Padang Pariaman Ditemukan Meninggal Dunia

TVRI Sumatera Barat • Seputar Sumbar 24 Oktober 2026 JAM 11:43:46 WIB

PADANG PARIAMAN - Balita laki-laki berusia dua tahun bernama Muhammad Ilmi, yang sebelumnya dilaporkan hilang diduga hanyut di sungai Nagari Toboh Gadang, Kecamatan Sintuak, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, akhirnya ditemukan. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia (MD) pada Sabtu (24/10/2026).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Padang, Abdul Malik, menjelaskan bahwa korban ditemukan oleh tim SAR gabungan pada pukul 09.40 WIB, berjarak sekitar 200 meter dari lokasi kejadian awal.

"Korban berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam keadaan meninggal dunia. Tim langsung melakukan evakuasi dan membawa korban ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga," ujar Abdul Malik, Sabtu (24/10/2026).

Peristiwa nahas ini bermula pada Kamis (22/10/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, ibu korban pergi mandi dan mendapati anaknya sudah tidak ada di dalam rumah selepas ia selesai mandi. Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban yang baru berusia dua tahun tersebut diketahui sering bermain di sekitar tepi sungai. Upaya pencarian mandiri yang dilakukan oleh keluarga dan warga sekitar sempat tidak membuahkan hasil, hingga akhirnya dilaporkan kepada pihak berwenang.

Memasuki hari pencarian, operasi SAR dilanjutkan sejak pukul 07.30 WIB dengan membagi personel menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). SRU 1 melakukan penyisiran di aliran sungai sejauh kurang lebih 3 kilometer, sementara SRU 2 melakukan penyisiran darat di sekitar area seluas 0,55 kilometer persegi. Meskipun sempat terkendala oleh kondisi air sungai yang keruh, kerja keras tim gabungan akhirnya membuahkan hasil.

Unsur yang terlibat dalam operasi pencarian ini meliputi Kantor SAR Padang, Koramil Padang Pariaman, BPBD Kabupaten Padang Pariaman, Polres Padang Pariaman, Polsek Lubuk Alung, perangkat nagari, serta masyarakat setempat. Sejumlah alut (alat utama) seperti Rescue Car, perahu karet (LCR) beserta motor tempel, peralatan SAR air, hingga drone thermal turut dikerahkan dalam operasi tersebut.

Dengan telah ditemukannya korban serta selesainya proses evakuasi pada pukul 10.16 WIB, pihak Kantor SAR Padang menggelar debriefing pada pukul 10.35 WIB. Seluruh unsur SAR yang terlibat kemudian dikembalikan ke kesatuan masing-masing.

"Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi kami usulkan untuk ditutup. Kami menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh unsur potensi SAR serta masyarakat yang telah bahu-membahu dalam proses pencarian ini," ujar Abdul Malik.

Wartawan : Tio Furqan Pratama
Editor : REDAKSI PORTAL MEDIA BARU


❝❞ Komentar Anda

Berita Lainnya

Berita Terkini Seputar Sumatera Barat