Berita

Berita Seputar Sumatera Barat

BeritaKota Padang

Kantor Bapenda dan Inspektorat Kota Padang Terbakar Dini Hari, Kerugian Capai Rp1,8 Miliar

TVRI Sumatera BaratSeputar Kota Padang 13 Juli 2026 JAM 06:05:31 WIB

PADANG - Kebakaran hebat melanda kompleks perkantoran pemerintah dan bangunan swasta di Jalan Sawahan Nomor 50, Kelurahan Sawahan Timur, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang pada Senin (13/7/2026) dini hari.

Api menghanguskan Gedung Inspektorat Kota Padang, Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Padang, serta sebuah penginapan, Nafara Guest House.

Kepala Bidang Operasional dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, Rinaldi, mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima laporan peristiwa tersebut pada pukul 00.31 WIB. Petugas bergerak cepat dan tiba di lokasi kejadian hanya berselang lima menit setelah laporan diterima.

"Setelah menerima laporan, unit armada langsung berangkat pukul 00.32 WIB dan tiba di tempat kejadian perkara (TKP) pada pukul 00.36 WIB. Jarak tempuh dari posko ke lokasi sekitar 2,5 kilometer," ujar Rinaldi saat memberikan keterangan resmi.

Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi, Dani Putra (36), seorang karyawan swasta, kobaran api pertama kali terlihat sudah membesar di salah satu ruangan yang berada di lantai dua Gedung Inspektorat Kota Padang. Saksi yang melihat kejadian tersebut langsung menghubungi pihak Damkar Kota Padang.

Mengingat lokasi kebakaran berada di tepi jalan raya dan objek yang terbakar merupakan gedung bertingkat di kawasan padat, Dinas Damkar Kota Padang mengerahkan kekuatan penuh. Sebanyak 12 unit armada pemadam kebakaran dengan kekuatan 90 personel diterjunkan ke lokasi untuk menjinakkan api.

Proses pemadaman ini juga dibantu oleh petugas gabungan dari TNI, Polri, PMI, dan Satpol PP Kota Padang.

Rinaldi memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Penghuni Nafara Guest House yang diketahui milik Tiara (55), seorang dosen, juga dilaporkan selamat dan tidak ada yang mengungsi.

"Alhamdulillah, korban meninggal dunia nihil dan luka-luka juga nihil. Namun, dampak kerusakan infrastruktur cukup berat, meliputi Gedung Inspektorat, Kantor Bapenda, dan Nafara Guest House dengan total luas area yang terbakar mencapai kurang lebih 500 meter persegi," jelasnya.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian. Akibat insiden ini, kerugian materiel diperkirakan mencapai Rp 1,8 miliar.

Meski demikian, kesigapan petugas di lapangan berhasil menyelamatkan aset dan bangunan di sekitar lokasi yang nilainya ditaksir mencapai Rp30 miliar dengan luas area terdampak potensial 2.000 meter persegi.

Wartawan : Tio Furqan Pratama
Editor : REDAKSI PORTAL MEDIA BARU


❝❞ Komentar Anda

Berita Lainnya

Berita Terkini Seputar Sumatera Barat