Berita

Berita Seputar Sumatera Barat

BeritaKabupaten Pasaman Barat

Truk Bermuatan Karet Tabrak Pohon Sawit di Pasaman Barat, Basarnas Padang Kerahkan Tim Penyelamat

TVRI Sumatera BaratSeputar Sumbar 08 Juli 2026 JAM 12:13:58 WIB

PASAMAN BARAT - Sebuah kecelakaan lalu lintas dilaporkan terjadi di Jalan Raya Simpang 4 Aia Gadang, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat pada Rabu (8/7/2026) pagi. Sebuah truk bermuatan karet hilang kendali, menyenggol seorang pengendara sepeda motor, sebelum akhirnya menghantam pohon sawit di pinggir jalan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Padang, Abdul Malik, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan mengenai peristiwa kecelakaan dengan penanganan khusus (KDPK) tersebut sekitar pukul 06.00 WIB dari seorang warga bernama Wike.

"Berdasarkan laporan awal yang kami terima, peristiwa terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. Truk bermuatan karet tersebut tengah melaju ke arah Pasaman. Diduga sopir truk panik dan kehilangan kendali sehingga menyenggol pengendara motor, lalu memutar setir hingga menabrak pohon kelapa sawit," ujar Abdul Malik saat dikonfirmasi, Rabu (8/7/2026).

Merespons laporan tersebut, Kantor SAR Padang melalui Pos SAR Pasaman langsung menggerakkan personel menuju lokasi kejadian perkiraan koordinat 0°12'17.47″N 99°46'33.88"E.

"Lima personel rescuer dari Pos SAR Pasaman sudah kami berangkatkan ke lokasi pada pukul 06.05 WIB. Jarak darat dari pos menuju lokasi kejadian (LKP) berkisar 22,8 kilometer dengan estimasi waktu tempuh sekitar 31 menit," tambah Abdul Malik.

Dalam operasi penyelamatan ini, tim SAR dibekali dengan sejumlah alat utama (Alut) dan peralatan SAR (Palsar) khusus. Di antaranya adalah mobil Rescue Dmax Box, Palsar Ekstrikasi (alat untuk memotong atau mengevakuasi korban yang terjepit di dalam kendaraan), Palsar Mountenering, Palsar Medis, serta Palsar Komunikasi.

Hingga berita ini diturunkan, cuaca di lokasi kejadian dilaporkan cerah dan belum ada hambatan berarti dalam proses penanganan. Sementara itu, untuk data mengenai jumlah dan kondisi korban, pihak Basarnas menyatakan masih dalam proses pendataan di lapangan.

"Data korban masih menyusul. Saat ini tim fokus melakukan penanganan di lapangan untuk memastikan seluruh korban bisa segera dievakuasi," ujar Abdul Malik.

Wartawan : Tio Furqan Pratama
Editor : REDAKSI PORTAL MEDIA BARU


❝❞ Komentar Anda

Berita Lainnya

Berita Terkini Seputar Sumatera Barat