Berita

Berita Seputar Sumatera Barat

BeritaKabupaten Padang Pariaman

Gagal Menanjak di Jalan, Truk Pengangkut Besi Lindas Kernet hingga Tewas di Padang Pariaman

TVRI Sumatera BaratSeputar Sumbar 07 Juli 2026 JAM 11:31:00 WIB

PADANG PARIAMAN - Sebuah kecelakaan tunggal yang melibatkan truk pengangkut besi terjadi di Jalan Barangan, Kuranji, Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat, pada Selasa (7/7/2026) pagi, mengakibatkan seorang kernet truk meninggal dunia setelah terlindas dan terjepit di bawah kolong kendaraan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Padang, Abdul Malik, mengonfirmasi kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa laporan kecelakaan dengan penanganan khusus ini pertama kali diterima oleh pihak SAR pada pukul 08.05 WIB dari seorang warga bernama Mayer.

"Kronologi kejadian bermula sekitar pukul 08.00 WIB. Saat itu, sebuah truk bermuatan besi tengah melintasi tanjakan di Jalan Barangan Kuranji. Namun, truk tersebut diduga tidak kuat menanjak," kata Abdul Malik dalam keterangannya, Selasa (7/7/2026).

Melihat truk gagal menanjak, sang kernet yang diketahui bernama Ardan (36), warga Ngalau Payakumbuh, langsung turun dari kendaraan dengan maksud untuk mengganjal ban.

"Nahas, saat kernet turun, truk tiba-tiba mundur mendadak. Akibatnya, korban terlindas dan terjepit di bawah kolong truk," lanjut Abdul Malik.

Sementara itu, pengemudi truk, Delfius Antoni (43), warga Jalan Riau, Payakumbuh Barat, dilaporkan selamat dalam insiden tersebut.

Mendapat laporan itu, Kantor SAR Padang melalui Unit Siaga SAR Agam langsung mengerahkan 7 orang personel rescuer pada pukul 08.15 WIB menuju lokasi kejadian (LKP) yang berjarak sekitar 55 kilometer dari posko.

Tim evakuasi tiba di lokasi pada pukul 08.50 WIB dan langsung bersinergi dengan unsur SAR gabungan lainnya, yang terdiri dari 2 personel TNI, 2 personel Polri, serta 12 orang masyarakat setempat.

Guna mempermudah proses evakuasi korban yang terjepit, tim dilengkapi dengan berbagai alat khusus, termasuk peralatan ekstrikasi, medis, hingga komunikasi.

Berkat kesigapan tim gabungan di bawah cuaca yang cerah, proses evakuasi berjalan dengan cepat dan lancar tanpa hambatan berarti.

"Pada pukul 08.58 WIB, tim SAR gabungan akhirnya berhasil mengevakuasi korban. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia (MD) dan langsung dibawa ke RSUD Dr. Sadikin Kota Pariaman," jelas Abdul Malik.

Setelah korban berhasil dievakuasi dan diserahkan ke pihak rumah sakit, tim SAR gabungan melakukan debriefing pada pukul 09.32 WIB. Seluruh personel yang terlibat kini telah kembali ke satuan masing-masing, dan Operasi SAR H1 ini resmi diusulkan untuk ditutup.

Wartawan : Tio Furqan Pratama
Editor : REDAKSI PORTAL MEDIA BARU


❝❞ Komentar Anda

Berita Lainnya

Berita Terkini Seputar Sumatera Barat