Berita ❯ Kabupaten Pasaman
Bocah 3,5 Tahun Diduga Hanyut di Sungai Pasaman, Basarnas Kerahkan Tim Rescue
TVRI Sumatera Barat • Seputar Sumbar 05 Juli 2026 JAM 17:03:14 WIB

PASAMAN - Seorang anak laki-laki bernama Haikal (3,5) dilaporkan hilang secara misterius di Jorong 7 Saroha, Nagari Koto Tapan, Kecamatan Rao Utara, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat. Korban diduga kuat hanyut di sungai yang berada tak jauh dari lokasi tempatnya bermain pada Sabtu (4/7/2026) sore kemarin.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Padang, Abdul Malik, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mendapatkan informasi tersebut dari Kalaksa BPBD Pasaman, Mardianto, pada Minggu (5/7/2026) pukul 12.17 WIB. Merespons laporan itu, tim penyelamat langsung dikerahkan ke lokasi kejadian.
"Kami menerima laporan kondisi membahayakan manusia, di mana satu orang anak diduga hanyut. Mengusung semangat quick action, pada pukul 12.35 WIB tim Rescue dari Pos SAR Pasaman berkekuatan 9 personel langsung kami berangkatkan menuju LKP (Last Known Position)," ujar Abdul Malik pada Minggu (5/7/2026).
Berdasarkan kronologi kejadian, peristiwa naas ini bermula pada Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, korban tengah bermain sendirian di luar rumah yang berada di area persawahan, sementara orang tuanya sedang memasak dan mencuci piring di dalam rumah.
Namun, setelah orang tua korban selesai beraktivitas, Haikal sudah tidak terlihat lagi di halaman. Upaya pencarian mandiri segera dilakukan oleh pihak keluarga bersama pemerintah nagari dan warga setempat, namun hingga Minggu siang korban belum juga ditemukan.
Mengingat area bermain korban berdekatan dengan aliran sungai, muncul dugaan kuat bahwa bocah tersebut terpeleset dan hanyut terbawa arus.
Abdul Malik menjelaskan bahwa perjalanan darat dari Pos SAR Pasaman menuju lokasi kejadian berjarak sekitar 160 kilometer dengan estimasi waktu tempuh kurang lebih 4 jam. Untuk memaksimalkan proses pencarian, tim SAR dibekali dengan berbagai peralatan modern.
"Personel di lapangan didukung oleh sejumlah alat utama (alut) dan peralatan SAR (palsar) lengkap, di antaranya mobil Rescue Car Dmax Double Cabin, perahu karet LCR beserta motor tempel (mopel), Drone Thermal untuk pencarian dari udara, peralatan SAR air, peralatan medis, serta alat komunikasi," tambah Abdul Malik.
Hingga berita ini diturunkan, cuaca di sekitar lokasi dilaporkan dalam kondisi berawan dan tidak ada faktor penghambat yang berarti. Tim SAR gabungan bersama masyarakat setempat tengah bersiap melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai guna menemukan keberadaan korban.
Wartawan : Tio Furqan Pratama
Editor : REDAKSI PORTAL MEDIA BARU
❝❞ Komentar Anda
Berita Lainnya
Berita Terkini Seputar Sumatera Barat
Pasutri di Pasaman Barat Ditangkap Polisi Usai Gasak Perabot Rumah Kosong
05 Juli 2026 JAM 17:04:36 WIB
Dua Korban Berhasil Dievakuasi Selamat dari Jurang 40 Meter di Kelok Sembilan
05 Juli 2026 JAM 07:15:29 WIB
Mobil Masuk Jurang Kedalaman 40 Meter di Kelok Sembilan, Basarnas Kerahkan Tim Evakuasi
04 Juli 2026 JAM 19:01:44 WIB