Berita ❯ Kabupaten Padang Pariaman
Seorang Remaja Asal Pekanbaru Hanyut Terseret Ombak di Pantai Gasan Gadang Padang Pariaman
TVRI Sumatera Barat • Seputar Sumbar 27 Juni 2026 JAM 22:36:56 WIB

PADANG PARIAMAN – Seorang remaja berusia 13 tahun dilaporkan hanyut terseret ombak besar saat mandi-mandi di Pantai Gasan Gadang, Kecamatan Batang Gasan, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, pada Sabtu (27/6/2026) sore sekitar pukul 17.00 WIB. Korban diketahui bernama Rafi Rapa Maulana, seorang warga yang berasal dari Pekanbaru, Riau.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Padang, Abdul Malik, mengonfirmasi kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihak SAR menerima laporan awal dari Camat Batang Gasan, Syafrizal, pada malam harinya pukul 18.22 WIB.
"Kami menerima laporan mengenai kondisi membahayakan manusia, di mana satu orang dilaporkan hanyut terseret ombak di Pantai Gasan Gadang. Korban atas nama Rafi Rapa Maulana (13) asal Pekanbaru hingga kini statusnya masih dalam pencarian (DP)," ujar Abdul Malik saat dikonfirmasi, Sabtu (27/6/2026).
Berdasarkan kronologi kejadian, peristiwa bermula saat korban tengah mandi-mandi di area pantai pada sore hari. Kondisi ombak yang besar tiba-tiba menggulung dan membawa korban ke tengah laut. Warga sekitar yang berada di lokasi kejadian sempat berupaya melakukan pencarian mandiri, namun korban tidak kunjung ditemukan.
Merespons laporan tersebut, Kantor SAR Padang langsung menggerakkan tim penyelamat dari Unit Siaga SAR Agam untuk menuju lokasi kejadian perkara (LKP).
"Sebanyak 7 orang personel rescuer dari Unit Siaga Agam telah diberangkatkan menuju lokasi pada pukul 18.36 WIB. Jarak ke lokasi sekitar 27,5 kilometer lewat darat dengan estimasi waktu tempuh sekitar 1 jam," ujar Abdul Malik.
Dalam operasi pencarian ini, tim SAR dibekali dengan berbagai alat utama (alut) dan peralatan SAR (palsar), di antaranya mobil penyelamat (Rescue Car Type 1), perahu karet (LCR + Mopel), serta peralatan SAR air, medis, dan komunikasi.
Meskipun cuaca di sekitar lokasi dilaporkan cerah dengan kecepatan angin 4 knot, pencarian pada malam hari memiliki tantangan tersendiri terkait visibilitas. Tim SAR bersama potensi SAR lainnya akan terus mengupayakan pencarian optimal demi menemukan korban secepatnya.
Wartawan : Tio Furqan Pratama
Editor : REDAKSI PORTAL MEDIA BARU
❝❞ Komentar Anda
Berita Lainnya
Berita Terkini Seputar Sumatera Barat
Polda Sumbar Musnahkan 179 Gram Sabu dan 98 Butir Ekstasi Hasil Tangkapan April 2026
27 Juni 2026 JAM 22:38:02 WIB
Nelayan yang Hilang 6 Hari di Perairan Pulau Bugei Mentawai Ditemukan Meninggal Dunia
26 Juni 2026 JAM 18:54:31 WIB