Berita ❯ Kabupaten Solok
Akses Terancam Putus, Pemkab Solok Siapkan Jembatan Bailey di Sariak Alahan Tigo
TVRI Sumatera Barat • Pemerintahan 23 Januari 2026 JAM 13:19:10 WIB

KABUPATEN SOLOK - Pemerintah Kabupaten Solok bergerak cepat merespons amblesnya badan jalan (terban) di Nagari Sariak Alahan Tigo, Kecamatan Hiliran Gumanti.
Wakil Bupati Solok, H. Candra, meninjau langsung lokasi terdampak pada Kamis, 22 Januari 2026, guna memastikan langkah darurat diambil sebelum akses transportasi masyarakat lumpuh total.
Dalam peninjauan tersebut, Wabup Candra didampingi oleh Dandim 0309/Solok Letkol Inf Sugeng Riyadi, Kepala Dinas PUPR Effia Vivi Fortuna, serta anggota DPRD Kabupaten Solok, Drh. Basrizal.
Berdasarkan laporan Wali Nagari Sariak Alahan Tigo, pergerakan tanah di lokasi tersebut mencapai panjang sekitar 30 meter. Kondisi ini dinilai sangat berisiko bagi kendaraan yang melintas, terutama saat intensitas hujan tinggi.
Wabup Candra mengungkapkan bahwa upaya penimbunan jalan sebenarnya telah dilakukan sebelumnya. Namun, struktur tanah yang labil membuat material timbunan terus mengalami penurunan.
"Jalan ini sudah sempat ditimbun, tetapi tanahnya terus turun. Ini sangat berisiko bagi keselamatan pengguna jalan jika tidak segera ditangani dengan teknik yang tepat," ujar Candra.
Sebagai solusi jangka pendek agar mobilisasi masyarakat tidak terhenti, Pemkab Solok tengah mengkaji pemasangan jembatan Bailey. Langkah ini dianggap paling realistis mengingat jembatan gantung yang ada di Sungai Gumanti saat ini hanya bisa diakses oleh pejalan kaki dan sepeda motor.
"Masyarakat kesulitan karena mobil tidak bisa melintas. Kami membawa tim teknis dari Dinas PUPR untuk mengecek menyeluruh. Salah satu opsinya adalah jembatan Bailey," tambah Wabup.
Selain jembatan darurat, pemerintah juga mempertimbangkan opsi rekayasa teknis lainnya, seperti pemanfaatan material dari bukit di seberang jalan untuk memperkokoh landasan.
"Jika opsi pengecoran memakan biaya terlalu besar, kita akan kaji masukan dari DPRD untuk memanfaatkan material bukit di seberang. Selain itu, pembuatan parit atau sistem drainase menjadi prioritas agar aliran air tidak memperparah longsoran," jelasnya.
Pemkab Solok menegaskan bahwa penanganan jalan di Nagari Sariak Alahan Tigo akan dilakukan secara terukur melalui koordinasi lintas sektor, termasuk dengan pihak TNI dan DPRD. Langkah ini diambil demi menjamin kelancaran aktivitas ekonomi dan keselamatan warga di Jorong Pinti Kayu dan Jorong Taratak Teleng.
Wartawan : Tio Furqan Pratamaa
Editor : REDAKSI PORTAL MEDIA BARU
❝❞ Komentar Anda
Berita Lainnya
Berita Terkini Seputar Sumatera Barat
Percepat Pemulihan Ekonomi Pascabencana di Sumbar, Pemerintah Resmikan Klinik UMKM Minang Bangkit
23 Januari 2026 JAM 16:27:44 WIB
Proyek Jalan Alahan Panjang–Surian Terkendala Lahan, Pemkab Solok Targetkan Tuntas dalam Sebulan
23 Januari 2026 JAM 13:55:53 WIB