Berita

Berita Seputar Sumatera Barat

BeritaKabupaten Pasaman Barat

PETANI BERHARAP PUPUK SUBSIDI TEPAT SASARAN

TVRI Sumatera BaratPertanian 03 November 2022 JAM 06:00:00 WIB

Minimnya ketersediaan pupuk bersubsidi di Kabupaten Pasaman Barat membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah. Petani mengaku saat ini kesulitan mendapatkan pupuk bersusidi, bahkan waktu kedatangan pupuk tidak sesuai dengan waktu tanam dan pemupukan mereka. Petani mengaku, tingkat kebutuhan pupuk bersudi petani kecil masih tinggi, namun banyak diantara mereka yang tidak mendapatkan pupuk subsidi, meski sudah tergabung dengna kelompok tani. Salah seorang petani Alwindra mengaku kesulitan mendapatkan pupuk bersubsidi, karena selain jumlahnya tidak sesuai dengan kebutuhan, pupuk tersebut sering  tidak tersedia saat petani sedang membutuhkan. Akibatnya produktifitas tanaman menjadi berkurang.

Saat ini satu kilogram pupuk subsidi jenis urea dijual sekitar seratus tiga puluh ribu rupiah per karung, dan poska sekitar seratus empat puluh ribu rupiah. Sementara harga non subsidi urea sebesar mencapai lima ratus rupiah per karung. Perbedaan harga yang besar tersebut membuat petani kesulitan dan harus mengeluarkan biaya besar saat tidak mendapatkan pupuk subsidi. Akibat sulitnya mencari pupuk bersubsidi membuat petani beralih menggunakan pupuk non subsidi atau pupuk alternatif. Petani berharap ada pengawasan intensif terhadap penyaluran dan distribusi pupuk dari agen, kios sehingga pendistribusian pupuk ke petani agar lebih tepat sasaran.

 

Wartawan : ANDIKA / ANDIKA
Editor : REDAKSI SBHI


❝❞ Komentar Anda

Berita Lainnya

Berita Terkini Seputar Sumatera Barat