Berita ❯ Kabupaten Pasaman
Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Korban Banjir Bandang di Pasaman, Fokuskan Area Sejauh 2 Kilometer
TVRI Sumatera Barat • Bencana Alam 19 September 2026 JAM 21:01:40 WIB

PASAMAN - Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Padang mengerahkan Tim SAR gabungan untuk melanjutkan operasi pencarian terhadap seorang warga yang menjadi korban terseret arus dalam musibah banjir bandang di Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat.
Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik, menjelaskan bahwa pencarian pada hari kedua, Sabtu (19/9/2026), difokuskan pada perluasan area pencarian (search area) seluas kurang lebih 2 kilometer di sekitar lokasi kejadian perkara (LKP).
"Hari ini tim SAR gabungan melanjutkan operasi dengan membagi personel ke dalam dua Search and Rescue Unit (SRU) pada dua sektor yang berbeda dengan radius pencarian sekitar 1 kilometer di tiap sektornya," ujar Abdul Malik dalam keterangannya, Sabtu (19/9/2026).
Bencana banjir bandang ini sebelumnya melanda Kampung Parit, Jorong Tonang Raya, Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Duo Koto, Kabupaten Pasaman, pada Jumat (18/9/2026) sekitar pukul 17.15 WIB.
Peristiwa tersebut dipicu oleh hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Pasaman sejak pukul 16.00 WIB, yang menyebabkan satu orang warga bernama Amri Anto (51) terseret arus banjir.
Abdul Malik merinci, SRU 1 yang beroperasi di Sektor A melakukan penyisiran di sekitar LKP dengan titik koordinat seputar wilayah utara, sementara SRU 2 di Sektor B menyisir area di sektor berikutnya guna memaksimalkan hasil pencarian.
Operasi pencarian ini melibatkan berbagai unsur gabungan, yang terdiri dari personel Pos SAR Pasaman, Unit Siaga SAR Agam, Polsek Duo Koto, BPBD Pasaman, Kodim 0305, local hero, serta partisipasi aktif masyarakat setempat.
Berbagai alut dan palsar turut dikerahkan ke lokasi, mulai dari Rescue Car Double Cabin, truk penyelamat, ambulans, LCR, peralatan SAR air, peralatan medis, alat komunikasi, Aqua Eye, hingga Drone Thermal untuk memantau titik-titik potensial.
"Operasi SAR hari kedua dihentikan sementara pada pukul 18.00 WIB dengan hasil masih nihil. Rencananya, pencarian akan kembali dilanjutkan besok pagi pada tanggal 20 September 2026 mulai pukul 07.00 WIB," ujarnya.
Wartawan : Tio Furqan Pratama
Editor : REDAKSI PORTAL MEDIA BARU
❝❞ Komentar Anda
Berita Lainnya
Berita Terkini Seputar Sumatera Barat
BPBD Padang Evakuasi Warga Diduga Depresi yang Terjebak di Aliran Sungai Lubuak Jambak
19 September 2026 JAM 20:03:00 WIB
Polisi Musnahkan Tambang Emas Ilegal di Solok Selatan, Bakar Mesin Dompeng hingga Pipa
19 September 2026 JAM 10:11:33 WIB