Berita

Berita Seputar Sumatera Barat

BeritaKabupaten Pesisir Selatan

Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi Dua Nelayan yang Hilang Kontak Akibat Kerusakan Mesin di Perairan Pesisir Selatan

TVRI Sumatera BaratSeputar Sumbar 17 September 2026 JAM 20:04:28 WIB

PESISIR SELATAN - Tim SAR gabungan berhasil melaksanakan operasi penyelamatan terhadap dua orang nelayan yang mengalami musibah kerusakan mesin kapal di Perairan Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat. Kedua korban ditemukan dalam keadaan selamat pada Kamis, (17/9/2026) setelah sempat terombang-ambing di tengah laut.

Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik, menjelaskan bahwa laporan awal diterima pihaknya pada Rabu malam (16/9/2026) pukul 21.18 WIB dari salah satu korban bernama Ijef (46). Berdasarkan laporan tersebut, kapal nelayan yang ditumpangi oleh Ijef bersama seorang rekannya, Mancung (60), mengalami kerusakan mesin sejak Senin (14/9/2026) pukul 16.00 WIB.

Menindaklanjuti laporan darurat tersebut, Kepala Kantor SAR Padang langsung mengerahkan unsur kapal negara ke lokasi kejadian. Pada Rabu malam pukul 21.36 WIB, KN SAR Yudhistira 227 yang membawa 17 personel (Personel On Board / POB) diberangkatkan dari Dermaga Bungus menuju titik koordinat LKP (Last Known Position) dengan jarak tempuh sekitar 34 NM.

"Tim tiba di LKP pada Kamis dini hari pukul 00.15 WIB dan langsung melakukan penyisiran di sekitar lokasi. Berkat kerja keras tim dan koordinasi yang baik, pada pukul 01.35 WIB survivor bersama kapalnya berhasil ditemukan sekitar 3 NM dari LKP," ungkap Abdul Malik dalam keterangannya, Kamis (17/9/2026).

Mengingat kondisi kapal mengalami kerusakan mesin total, tim SAR memutuskan untuk melakukan evakuasi dengan cara towing (penarikan) terhadap kapal nelayan korban menuju Pulau Sironjong, di mana pihak keluarga telah menunggu.

Perjalanan evakuasi menggunakan metode tarik kapal dilanjutkan menuju Pulau Sironjong dengan jarak sekitar 22 NM. Pada pukul 07.10 WIB, KN SAR Yudhistira bersama kapal korban tiba di Pulau Sironjong. Kedua survivor kemudian diserahkan secara resmi kepada pihak keluarga dalam kondisi sehat dan selamat.

Usai penyerahan korban kepada keluarga, KN SAR Yudhistira bertolak kembali menuju Dermaga Bungus dan tiba pada pukul 08.52 WIB dalam keadaan aman dan selamat. Kegiatan ditutup dengan proses debriefing serta pembubaran unsur-unsur SAR yang terlibat.

"Meskipun sempat terkendala oleh faktor penerangan di malam hari di tengah laut, operasi SAR ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses berkat kesigapan seluruh unsur yang terlibat. Dengan ditemukannya korban dalam keadaan selamat, maka Operasi SAR secara resmi kami usulkan untuk ditutup," ujar Abdul Malik.

Dalam operasi ini, unsur yang terlibat meliputi KN Yudhistira 227, peralatan pendukung air (Pal Air), peralatan medis, alat komunikasi (Pal Kom), serta unsur pendukung lainnya.

Wartawan : Tio Furqan Pratama
Editor : REDAKSI PORTAL MEDIA BARU


❝❞ Komentar Anda

Berita Lainnya

Berita Terkini Seputar Sumatera Barat