Berita

Berita Seputar Sumatera Barat

BeritaKabupaten Agam

Banjir Agam: 450 Warga Terdampak Tanggul Jebol Berhasil Dievakuasi Selamat

TVRI Sumatera BaratBencana Alam 19 Juli 2026 JAM 08:44:44 WIB

AGAM – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat sejak Sabtu (18/7/2026) sore memicu luapan Sungai Batang Tumayo. Tingginya debit air dari hulu Maninjau mengakibatkan tanggul sungai tersebut jebol, sehingga banjir merendam pemukiman dan menjebak ratusan warga.

Kepala Kantor SAR Kelas A Padang, Abdul Malik, mengonfirmasi bahwa pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari Wali Jorong setempat, Gindo, pada Sabtu malam pukul 19.22 WIB.

"Begitu menerima informasi adanya warga yang terjebak banjir dan membutuhkan evakuasi, kami langsung memberangkatkan tim rescue dari Unit Siaga SAR Agam pada pukul 19.39 WIB menuju lokasi kejadian," ujar Abdul Malik, Minggu (19/7/2026).

Sebanyak enam personel rescuer dikerahkan ke lokasi yang berjarak sekitar 39 kilometer dari Unit Siaga SAR Agam tersebut. Setibanya di lokasi pada pukul 21.00 WIB, Tim SAR langsung berkoordinasi dengan unsur gabungan lainnya dan melakukan aksi penyelamatan.

Banjir ini berdampak serius pada dua jorong di Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, yakni Jorong Kubu dan Jorong Labuah. Debit air yang terus meningkat sempat menyulitkan proses penanganan di lapangan.

"Berdasarkan data lapangan, tercatat sekitar 450 warga terdampak di kedua jorong tersebut. Di Jorong Kubu, terdapat sekitar 200 warga yang melakukan evakuasi mandiri. Sementara di Jorong Labuah, ada sekitar 243 warga yang juga mengevakuasi diri secara mandiri," jelas Abdul Malik.

Lebih lanjut, Abdul Malik menambahkan bahwa pada pukul 22.05 WIB, Tim SAR Gabungan berhasil menyelamatkan 7 warga lainnya yang sempat terjebak di dalam kepungan banjir di Jorong Labuah. Seluruh korban yang berjumlah sekitar 450 orang dipastikan berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.

Operasi penyelamatan ini juga menghadapi tantangan berat di lapangan. Selain kondisi cuaca yang masih diguyur hujan, minimnya penerangan di sekitar lokasi banjir menjadi faktor penghambat utama pergerakan tim di malam hari.

Meski demikian, berkat sinergi antara Unit Siaga SAR Agam, BPBD Kabupaten Agam, TNI/Polri, PMI, perangkat kecamatan dan nagari, Tagana, KSB, serta masyarakat setempat, seluruh warga berhasil diselamatkan. Memasuki Minggu subuh, kondisi di lokasi bencana berangsur membaik. 

"Pada pukul 05.40 WIB, genangan banjir dilaporkan sudah mulai surut dan situasi dinyatakan aman. Sebagian warga terdampak juga sudah mulai kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan sisa banjir," kata Abdul Malik.

Dengan kondusifnya situasi di lapangan, Tim SAR Gabungan menggelar debriefing pada pukul 06.00 WIB. Seiring dengan kembalinya seluruh personel ke satuan masing-masing, operasi SAR bencana banjir di Sungai Batang Tumayo ini resmi diusulkan untuk ditutup.

Wartawan : Tio Furqan Pratama
Editor : REDAKSI PORTAL MEDIA BARU


❝❞ Komentar Anda

Berita Lainnya

Berita Terkini Seputar Sumatera Barat