Berita ❯ Kabupaten Agam
Remaja 14 Tahun Terseret Ombak di Pantai Muaro Putuih Agam, Pencarian Hari Pertama Nihil
TVRI Sumatera Barat • Seputar Sumbar 15 Juli 2026 JAM 21:32:21 WIB

AGAM - Seorang remaja berusia 14 tahun dilaporkan hilang setelah terseret ombak saat mandi-mandi di Pantai Muaro Putuih, Nagari Tiku Limo Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada Rabu (15/7/2026). Upaya pencarian hari pertama yang dilakukan oleh tim SAR gabungan masih belum membuahkan hasil.
Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik, mengonfirmasi peristiwa membahayakan manusia tersebut. Korban diketahui bernama Berkat Saputra Lavau (14), warga setempat yang beralamat di Pantai Muaro Putuih.
"Kami menerima informasi kejadian ini dari Kabid KL BPBD Agam pada Rabu siang sekitar pukul 12.55 WIB. Korban dilaporkan hanyut dan tenggelam saat mandi-mandi bersama teman-temannya," ujar Abdul Malik saat dikonfirmasi, Rabu malam.
Abdul Malik menjelaskan, berdasarkan laporan kronologi kejadian, peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 11.43 WIB. Korban yang sedang asyik mandi di pantai bersama rekan-rekannya tiba-tiba terseret ombak besar dan tenggelam.
"Rekan korban sempat melaporkan kejadian tersebut kepada masyarakat sekitar untuk melakukan upaya pencarian awal, namun korban tidak kunjung ditemukan hingga akhirnya dilaporkan ke pihak kami," jelasnya.
Merespons laporan tersebut, Kantor SAR Padang segera mengerahkan Tim Rescue dari Unit Siaga SAR Agam sebanyak 7 personel menuju lokasi kejadian (LKP). Tim tiba di lokasi sekitar pukul 13.48 WIB dan langsung melakukan koordinasi serta penyisiran di sekitar area tempat korban tenggelam.
Operasi SAR pada hari pertama ini melibatkan puluhan personel dari unsur gabungan, di antaranya 7 personel Rescuer Unit Siaga SAR Agam, 5 personel Basarnas Padang, 5 anggota BPBD Kabupaten Agam, 7 personel Polri, 9 relawan PMI, serta dibantu oleh 2 orang perangkat nagari setempat.
Sejumlah alat penyelamatan dan peralatan SAR air (Palsar), termasuk satu unit perahu karet (LCR + Mopel), truk personel, motor trail, serta peralatan medis dan komunikasi dikerahkan untuk menyisir perairan di sekitar lokasi.
"Pencarian hari pertama kami lakukan hingga pukul 18.00 WIB dengan hasil sementara masih nihil. Karena kondisi cahaya yang sudah tidak memungkinkan, operasi SAR hari ini dihentikan sementara dan akan kami lanjutkan kembali besok pagi, Kamis (16/7/2026) mulai pukul 07.00 WIB," ucap Abdul Malik.
Wartawan : Tio Furqan Pratama
Editor : REDAKSI PORTAL MEDIA BARU
❝❞ Komentar Anda
Berita Lainnya
Berita Terkini Seputar Sumatera Barat
Hilang Kendali, Mobil L300 Masuk Jurang 10 Meter di Lareh Sago Halaban
15 Juli 2026 JAM 20:18:10 WIB
Bantu Penyintas Banjir Bandang, 18 Unit Hunsela di Pauh Resmi Diserahkan
15 Juli 2026 JAM 18:19:46 WIB