Berita

Berita Seputar Sumatera Barat

BeritaKota Padang

Bantu Penyintas Banjir Bandang, 18 Unit Hunsela di Pauh Resmi Diserahkan

TVRI Sumatera BaratBencana Alam 15 Juli 2026 JAM 18:19:46 WIB

PADANG - Pemerintah Kota (Pemko) Padang bersama berbagai elemen akademisi dan donatur meresmikan sekaligus menyerahkan kunci Hunian Sementara Sehat dan Layak (Hunsela) bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi. Penyerahan ini dipusatkan di Kawasan Rimbo Panjang, Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Rabu (15/7/2026).

Sebanyak 18 unit Hunsela baru siap ditempati oleh warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda pada penghujung tahun 2025 lalu. Pembangunan 18 unit ini tersebar di dua titik, yakni 15 unit di kawasan Rimbo Panjang dan tiga unit di kawasan Gerbang Langit.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, yang meresmikan langsung fasilitas tersebut menyatakan bahwa kehadiran Hunsela merupakan solusi konkret untuk menyediakan hunian yang sehat, aman, dan layak bagi warga. Langkah ini juga menjadi bagian dari percepatan pemulihan pascabencana sembari menunggu terealisasinya pembangunan Hunian Tetap (Huntap).

"Selamat kepada bapak dan ibu yang hari ini menempati Hunsela. Semoga hunian sementara ini memberikan kenyamanan dan menjadi awal yang baik untuk bangkit kembali setelah bencana," ujar Fadly Amran dalam sambutannya.

Fadly menegaskan komitmen Pemko Padang untuk mengawal proses pemulihan pascabencana secara menyeluruh, mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar hingga penyelesaian Huntap. Ia juga langsung menginstruksikan jajarannya untuk mempercepat penyediaan infrastruktur pendukung di kawasan Hunsela.

"Kami akan terus mencarikan solusi bagi warga yang belum dapat memperoleh Huntap, baik melalui program CSR maupun dukungan para dermawan. Untuk akses jalan dan air bersih juga sudah saya instruksikan kepada OPD terkait agar segera ditangani," tegas Wali Kota Padang.

Secara khusus, Fadly memberikan apresiasi tinggi kepada DPP IKA Unand, Asosiasi Perempuan Peduli Bencana, Universitas Baiturrahmah (Unbrah), FMIPA Unand, serta seluruh donatur yang telah bergotong royong membantu masyarakat.

“Kolaborasi lintas sektor ini menjadi bukti kuatnya semangat kolaborasi dalam membantu masyarakat kita yang terdampak bencana," tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan Hunsela Rimbo Panjang dan Gerbang Langit, Mairawita, menjelaskan bahwa proyek kemanusiaan ini dapat terwujud berkat sokongan dana dan moril dari berbagai pihak, termasuk Grup Beringin, Grup Tamansari, Grup Arisan An-Nafisah, serta kegiatan pengabdian masyarakat dari FMIPA Unand.

Mairawita memastikan, seluruh unit Hunsela dibangun di atas lahan clean and clear yang tidak memiliki sengketa kepemilikan. Hal ini sengaja dipersiapkan agar mempermudah proses transisi pembangunan Huntap di masa mendatang.

"Hingga pertengahan 2026 ini, kita bersama-sama telah membangun sebanyak 38 unit Hunsela secara bertahap sebagai hunian transisi. Hunsela tidak hanya menjadi tempat tinggal sementara, tetapi juga simbol kepedulian dan semangat gotong royong, dengan harapan seluruh penyintas nantinya dapat kembali memiliki hunian permanen yang aman dan layak," jelas Mairawita.

Acara peresmian ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua Yayasan Unbrah Hj. Maizarnis, Rektor Unbrah Musliar Kasim, Sekretaris Universitas Andalas (Unand) Aidinil Zetra, Dekan FMIPA Unand Mai Efdi, serta Wakil Ketua Umum DPP IKA Unand Hary Efendi Iskandar.

Selain itu, tampak hadir Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang Raju Minropa, sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemko Padang, para donatur, serta elemen masyarakat setempat yang menyambut antusias penyerahan hunian baru ini.

Wartawan : Tio Furqan Pratama
Editor : REDAKSI PORTAL MEDIA BARU


❝❞ Komentar Anda

Berita Lainnya

Berita Terkini Seputar Sumatera Barat