Berita

Berita Seputar Sumatera Barat

BeritaKota Padang

Kebakaran Hanguskan Rumah dan Depot Air di Padang Utara, Kerugian Capai Rp800 Juta

TVRI Sumatera BaratSeputar Kota Padang 09 Juni 2026 JAM 15:30:56 WIB

PADANG - Kebakaran melanda kawasan padat penduduk di Komplek Vila Raya Indah Blok C 2, RT 002 / RW 011, Kelurahan Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, pada Selasa (9/6/2026) siang. Satu unit rumah yang juga difungsikan sebagai depot air minum dan warung P&D (pernak-pernik & dagangan) rusak berat akibat dilalap api.

Kepala Bidang Operasional dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, Rinaldi, mengonfirmasi bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.10 WIB. Setelah menerima laporan dari warga, pihak Damkar langsung bergerak cepat menuju lokasi.

"Petugas kami dari Peleton C menerima laporan pukul 14.10 WIB dan unit armada pertama langsung berangkat semenit kemudian. Mengingat lokasi kebakaran berada di area padat perumahan dengan akses jalan yang kecil, kami mengerahkan kekuatan penuh agar api tidak meluas ke bangunan sekitar," ujar Rinaldi saat memberikan keterangan, Selasa (9/6/2026) sore.

Sebanyak 8 unit armada pemadam kebakaran beserta 90 personel dikerahkan ke lokasi kejadian. Petugas berhasil menjinakkan api dan menyelesaikan proses penanganan pada pukul 15.08 WIB.

Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi, Andri (62), api pertama kali terlihat dalam bentuk percikan dari arah dapur rumah milik Haryansyah (44). Percikan tersebut dengan cepat membesar dan merembet ke bagian depan bangunan yang dijadikan depot air dan warung.

Akibat kejadian ini, bangunan seluas kurang lebih 20×10 m2 tersebut mengalami rusak berat. Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp800 juta. Kendati demikian, kesigapan petugas di lapangan berhasil menyelamatkan aset sekitar yang nilainya diprediksi mencapai Rp1,2 miliar.

"Area yang terancam sebenarnya cukup luas, berkisar 50×50 m2 dengan potensi dampak ke 10 bangunan di sekitarnya. Beruntung pergerakan cepat tim berhasil melokalisir api," tambah Rinaldi.

Kebakaran ini memaksa sebanyak 3 Kepala Keluarga (KK) dengan total 8 jiwa kehilangan tempat tinggal dan harus mengungsi.
Dilaporkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, seorang lansia bernama A Basli Sikumbang (82), yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang, mengalami luka-luka dan langsung mendapatkan penanganan medis.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti munculnya percikan api di dapur rumah korban masih belum diketahui.

“Untuk penyebab kebakaran, saat ini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian," tutup Rinaldi.

Wartawan : Tio Furqan Pratama
Editor : REDAKSI PORTAL MEDIA BARU


❝❞ Komentar Anda

Berita Lainnya

Berita Terkini Seputar Sumatera Barat