Berita

Berita Seputar Sumatera Barat

BeritaKabupaten Pasaman Barat

Warga Kajai Pasaman Barat yang Hilang di Kebun Ditemukan Meninggal Dunia

TVRI Sumatera BaratSeputar Sumbar 26 Juli 2026 JAM 23:38:09 WIB

PASAMAN BARAT - Seorang warga bernama Yempino Wisman (49) yang dilaporkan hilang saat pergi ke kebun di Banir Tambuk, Jorong Limpato, Nagari Kajai, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, akhirnya ditemukan. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia (MD) oleh tim SAR gabungan, Minggu (26/7/2026) petang.

Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik, menjelaskan bahwa korban sebelumnya dilaporkan hilang oleh pihak keluarga setelah tidak kunjung pulang dari kebun sejak Sabtu (25/7/2026). Hingga malam hari, korban tidak dapat dihubungi, sehingga pihak keluarga bersama warga sekitar sempat melakukan pencarian secara mandiri sebelum akhirnya melapor ke Pos SAR Pasaman pada Minggu siang pukul 13.40 WIB.

"Mendapat laporan tersebut, kami langsung mengerahkan sembilan personel rescuer dari Pos SAR Pasaman menuju lokasi kejadian (Local Knowledge Position/LKP) dengan estimasi perjalanan sekitar 30 menit," ujar Abdul Malik dalam keterangannya, Minggu (26/7/2026).

Setibanya di lokasi pada pukul 15.00 WIB, tim SAR gabungan yang terdiri dari Pos SAR Pasaman, Polsek Talamau, KSB Nagari Kajai, BPBD Pasaman Barat, serta Local Hero Rescue langsung berkoordinasi dengan pemerintah nagari setempat dan memulai operasi pencarian dengan metode penyisiran.

Setelah melakukan penyisiran di sekitar area perkebunan, tim akhirnya berhasil menemukan korban pada pukul 17.50 WIB. Korban ditemukan berjarak sekitar 500 meter dari titik awal perkiraan lokasi kejadian (LKP).

"Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Tim langsung melakukan evakuasi dan membawa korban ke Puskesmas Kajai, yang kemudian tiba di sana pada pukul 18.30 WIB," tambah Abdul Malik.

Dalam operasi pencarian ini, tim SAR mengerahkan sejumlah alat utama dan peralatan SAR (alut dan palsar), di antaranya satu unit rescue car double cabin, ambulans, peralatan jungle, drone thermal, serta alat komunikasi.

Abdul Malik menyebutkan bahwa proses pencarian sempat menemui sedikit hambatan berupa kondisi jalan yang berlubang, namun secara umum cuaca cerah mendukung kelancaran operasi.

Dengan telah ditemukannya korban dan selesainya proses evakuasi, pada pukul 18.50 WIB dilaksanakan debriefing bersama unsur-unsur yang terlibat. Seluruh personel kemudian dikembalikan ke kesatuan masing-masing, dan pihak Kantor SAR Padang mengusulkan penutupan Operasi SAR.

Wartawan : Tio Furqan Pratama
Editor : REDAKSI PORTAL MEDIA BARU


❝❞ Komentar Anda

Berita Lainnya

Berita Terkini Seputar Sumatera Barat