Berita

Berita Seputar Sumatera Barat

BeritaKota Padang

Pria 34 Tahun Ditemukan Tewas di Dalam Sumur di Pasar Ambacang Padang

TVRI Sumatera BaratSeputar Kota Padang 18 Mei 2026 JAM 12:21:34 WIB

PADANG - Warga Kelurahan Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di dalam sebuah sumur pada Senin (18/5/2026) pagi. Korban yang diketahui bernama Riki Novfriadi (34) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia (MD).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Padang, Abdul Malik, mengonfirmasi adanya operasi evakuasi tersebut. Ia menjelaskan bahwa laporan pertama kali diterima oleh pihaknya dari tim DVI melalui laporan warga pada pukul 08.55 WIB.

"Kami menerima informasi mengenai permintaan evakuasi mayat di dalam sumur di daerah Pasar Ambacang sekitar pukul 08.55 WIB. Kronologinya, jasad korban pertama kali ditemukan oleh warga setempat pada pukul 08.10 WIB," ujar Abdul Malik saat dikonfirmasi, Senin (18/5/2026).

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Padang segera mengerahkan satu tim rescue beranggotakan 9 personel pada pukul 09.08 WIB dengan menggunakan sejumlah peralatan penyelamatan (rescue car, peralatan mountaineering, peralatan medis, dan komunikasi).

Tim penyelamat tiba di lokasi kejadian pada pukul 09.28 WIB dan langsung berkoordinasi dengan unsur terkait di lapangan untuk memulai proses pengangkatan jasad dari dalam sumur.
Abdul Malik mengungkapkan, proses evakuasi memiliki tantangan tersendiri karena kondisi medan yang cukup berisiko.

“Faktor penghambat di lapangan adalah ruang sumur yang terbatas dan adanya kekhawatiran mengenai kandungan gas beracun di dalam sumur tersebut," jelasnya.

Meski demikian, berkat kesiapan tim dan dukungan cuaca yang cerah, proses evakuasi berjalan relatif cepat. Pada pukul 09.36 WIB, jasad Riki Novfriadi berhasil diangkat dari dalam sumur.

"Korban berhasil dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Padang untuk penanganan lebih lanjut," tambahnya.

Operasi SAR ini melibatkan kerja sama dari berbagai unsur, di antaranya 9 personel Basarnas, 1 personel TNI, 8 personel Polri, 12 personel Pemadam Kebakaran (Damkar), 3 personel PMI, serta 2 orang dari pihak kelurahan setempat.

Setelah dilakukan debriefing pada pukul 09.47 WIB, seluruh unsur yang terlibat kembali ke satuan masing-masing dan operasi resmi diusulkan untuk ditutup.

Wartawan : Tio Furqan Pratama
Editor : REDAKSI PORTAL MEDIA BARU


❝❞ Komentar Anda

Berita Lainnya

Berita Terkini Seputar Sumatera Barat