Berita

Berita Seputar Sumatera Barat

BeritaKabupaten Padang Pariaman

Bocah 4 Tahun yang Hilang di Batang Anai Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Kataping

TVRI Sumatera BaratSeputar Sumbar 24 April 2026 JAM 18:48:42 WIB

PADANG PARIAMAN - Tim SAR Gabungan berhasil menemukan Mustafa (4), bocah laki-laki yang dilaporkan hilang di Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, dalam keadaan meninggal dunia pada Jumat (24/4/2026) sore. Korban ditemukan mengapung di sungai, tidak jauh dari lokasi kejadian perkara (LKP).

Komandan Tim (Dantim) SAR Padang, Riko Praditana, mengatakan bahwa korban ditemukan sekitar pukul 15.15 WIB pada koordinat 0°44'33.34"S - 100°14'4.39"T.

"Korban atas nama Mustafa ditemukan dalam keadaan meninggal dunia (MD) berjarak sekitar 200 meter dari lokasi awal dilaporkan hilang. Tim langsung mengevakuasi korban ke Puskesmas Ulakan," ujar Riko Praditana mewakili Kepala Kantor SAR Padang.

Peristiwa nahas ini bermula pada Kamis (23/4) sore sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, ibu korban pergi ke rumah tetangga untuk mengisi daya ponsel dan menitipkan Mustafa kepada kakaknya yang berusia 8 tahun. Namun, sekembalinya sang ibu, Mustafa sudah tidak terlihat. Berdasarkan keterangan kakaknya, korban terakhir kali terlihat berjalan ke arah ladang sawit dan sungai.

Warga sempat melakukan pencarian mandiri hingga malam hari, namun hasilnya nihil. Informasi kehilangan tersebut baru masuk ke Basarnas Command Center (BCC) pada Jumat pagi pukul 08.10 WIB.

"Setelah menerima laporan, kami memberangkatkan 13 personel rescuer dari Kantor SAR Padang menuju lokasi dengan estimasi perjalanan 30 menit. Tim dilengkapi dengan perahu karet (LCR), peralatan SAR air, serta alat medis," jelas Riko.

Setibanya di lokasi pada pukul 08.55 WIB, Tim SAR melakukan penyisiran di sekitar aliran sungai Kataping dengan kondisi cuaca berawan. Setelah melakukan pencarian selama beberapa jam, jasad bocah malang tersebut akhirnya ditemukan. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR secara resmi diusulkan untuk ditutup.

“Pukul 16.20 WIB kami melaksanakan debriefing. Seluruh unsur yang terlibat telah kembali ke kesatuan masing-masing. Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama semua pihak dalam operasi ini," tutup Riko.

Operasi ini melibatkan berbagai alat utama (alut), di antaranya Rescue Car, LCR + Mopel, peralatan komunikasi, serta peralatan pendukung lainnya dengan semangat Quick Action untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Wartawan : Tio Furqan Pratama
Editor : REDAKSI PORTAL MEDIA BARU


❝❞ Komentar Anda

Berita Lainnya

Berita Terkini Seputar Sumatera Barat