Berita

Berita Seputar Sumatera Barat

BeritaKota Padang

Pencarian Dua Bocah Hanyut di Pantai Ulak Karang Masuki Hari Ketiga, Tim SAR Gabungan Perluas Area Pencarian

TVRI Sumatera BaratSeputar Kota Padang 20 April 2026 JAM 21:25:02 WIB

PADANG - Tim SAR Gabungan terus berupaya melakukan pencarian terhadap dua orang bocah yang dilaporkan hanyut terseret arus di Pantai Ulak Karang, Kota Padang. Hingga memasuki hari ketiga pencarian (H3) pada Senin (20/4/2026), keberadaan kedua korban belum membuahkan hasil.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang, Abdul Malik, menyampaikan bahwa operasi SAR hari ini melibatkan puluhan personel dari berbagai unsur dengan membagi tim menjadi empat Search and Rescue Unit (SRU).

"Hari ini tim melakukan penyisiran dengan luas area pencarian mencapai 6 Nautical Miles (NM). Kami membagi kekuatan menjadi empat SRU guna memaksimalkan penyisiran di titik-titik koordinat yang telah ditentukan," ujar Abdul Malik.

Peristiwa naas tersebut bermula pada Sabtu, 18 April 2026, sekitar pukul 10.00 WIB. Korban atas nama Rasyid (8) dan Zafran Al Malik Akbar (9), keduanya warga Gunung Pangilun, tengah mandi-mandi di Pantai Ulak Karang bersama teman-temannya. Namun, sekitar pukul 12.00 WIB, kedua korban dilaporkan hanyut terseret arus.

Pihak Kantor SAR Padang baru menerima informasi dari warga pada pukul 13.15 WIB dan langsung menggerakkan personel menuju Lokasi Kejadian Perkara (LKP) yang berjarak sekitar 14,5 kilometer dari kantor SAR.

Dalam pencarian hari ketiga ini, Tim SAR Gabungan mengerahkan berbagai alutista modern, mulai dari Rubber Boat(LCR), peralatan SAR air, peralatan medis, hingga Drone Thermal untuk memantau area dari udara.

Adapun unsur yang terlibat terdiri dari Kantor SAR Padang (11 personel), TNI & Brimob Polda Sumbar, Pol Airud & BPBD Kota Padang, Damkar, PMI, KSB, Pramuka, serta puluhan masyarakat setempat.

"Kendala utama di lapangan adalah luasnya area pencarian. Meskipun kondisi cuaca dilaporkan berawan dengan kecepatan angin sekitar 5 knot, tim tetap harus waspada terhadap dinamika arus laut," tambah Abdul Malik.

Hingga pukul 18.00 WIB, pencarian yang dilakukan sesuai rencana operasi (Renops) hari ketiga masih nihil. Sesuai prosedur, operasi SAR untuk sementara dihentikan pada petang hari dan akan dilanjutkan kembali pada Selasa (21/4/2026) pagi.

"Operasi SAR hari ini kami tutup sementara dan akan dilanjutkan besok pagi pukul 07.30 WIB. Kami memohon doa dari masyarakat agar kedua korban segera ditemukan," tutupnya.

Wartawan : Tio Furqan Pratama
Editor : REDAKSI PORTAL MEDIA BARU


❝❞ Komentar Anda

Berita Lainnya

Berita Terkini Seputar Sumatera Barat