Berita ❯ Kabupaten Dharmasraya
Pemkab Dharmasraya Kembali Bagikan Masker Imbas Kabut Asap
TVRI Sumatera Barat • Lingkungan 06 Oktober 2026 JAM 19:33:06 WIB

DHARMASRAYA — Pemerintah Kabupaten Dharmasraya melalui Dinas Kesehatan, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), kembali membagikan masker kepada masyarakat menyusul memburuknya kualitas udara akibat kabut asap yang diduga merupakan paparan asap dari daerah lain.
Siang ini, Selasa (6/10/2026), nilai Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di Kabupaten Dharmasraya tercatat 136 atau berada pada kategori Tidak Sehat.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dharmasraya Yosta Defina mengatakan, sebanyak 5.000 masker dibagikan kepada masyarakat di enam titik, yakni di depan RSUD Sungai Dareh, halaman Kantor Bupati Dharmasraya, Sikabau, Koto Baru, Sungai Rumbai dan Tiumang.
Pembagian masker tersebut dilakukan atas arahan Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani sebagai langkah perlindungan masyarakat di tengah kembali memburuknya kualitas udara.
"Karena kualitas udara di Kabupaten Dharmasraya kembali memburuk, atas arahan Ibu Bupati kita kembali membagikan masker kepada pengguna jalan," kata Yosta.
Yosta mengatakan, pihaknya juga telah mengarahkan seluruh Puskesmas untuk melakukan pembagian masker di wilayah kerja masing-masing, sehingga perlindungan bagi masyarakat dapat dilakukan lebih luas.
Ia mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kualitas udara berada pada kategori Tidak Sehat.
"Apabila terpaksa harus beraktivitas di luar, gunakan masker dan banyak minum air putih," ujarnya.
Yosta juga meminta masyarakat segera memeriksakan diri apabila mengalami gejala yang berkaitan dengan paparan udara tidak sehat, seperti batuk, pilek, sakit tenggorokan, sesak atau sulit bernapas, maupun iritasi mata.
"Apabila terasa gejala ISPA, iritasi mata dan gejala lainnya, silakan memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat. Puskesmas dan rumah sakit di Kabupaten Dharmasraya terbuka 24 jam," katanya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Dharmasraya Suherman Junaidi mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan, sejak 23 September 2026 hingga saat ini tidak lagi terpantau adanya hotspot di wilayah Kabupaten Dharmasraya.
"Sejak 23 September sampai saat ini tidak lagi terpantau hotspot di Kabupaten Dharmasraya," kata Junaidi.
Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan kabut asap yang saat ini dirasakan masyarakat diduga merupakan paparan asap dari daerah lain.
Junaidi mengatakan, BPBD bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kondisi udara dan potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Dharmasraya.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat tetap waspada, membatasi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk, menggunakan masker saat berada di luar rumah, serta tidak melakukan pembakaran lahan dan sampah secara terbuka.
Wartawan : Tio Furqan Pratama
Editor : REDAKSI PORTAL MEDIA BARU
❝❞ Komentar Anda
Berita Lainnya
Berita Terkini Seputar Sumatera Barat
Truk CPO Terguling di Pesisir Selatan, Polisi Berlakukan Sistem Buka-Tutup
05 Oktober 2026 JAM 20:48:04 WIB
Satpol PP Kota Padang Pecat Tidak Hormat Lima Anggota PPPK karena Disiplin Berat
05 Oktober 2026 JAM 20:46:29 WIB
Terekam CCTV, Maling Outdoor AC Lembaga Pendidikan di Padang Diringkus Tim Klewang
03 Oktober 2026 JAM 07:11:22 WIB