Berita ❯ Kota Padang
Pelajar SMK 3 Pariaman yang Hanyut Saat Mandi di Desa Apar Ditemukan Meninggal Dunia
TVRI Sumatera Barat • Seputar Sumbar 07 Agustus 2026 JAM 21:19:44 WIB

PADANG - Tim SAR Gabungan berhasil menemukan seorang pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 3 Pariaman yang dilaporkan hanyut saat mandi-mandi di Desa Apar, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman, Sumatera Barat. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari pertama pencarian, Jumat (7/8/2026).
Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik, mengonfirmasi penemuan korban tersebut menyusul laporan cepat (quick action) yang ditindaklanjuti oleh tim rescuer Kantor SAR Padang bersama unsur SAR gabungan di lapangan.
"Korban atas nama Farid (15), seorang pelajar SMK 3 Pariaman asal Padang Alai, Kabupaten Padang Pariaman, berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan pada pukul 18.08 WIB dalam kondisi meninggal dunia," ujar Abdul Malik di Padang, Jumat malam.
Ia merinci, peristiwa nahas tersebut bermula pada Jumat sore pukul 15.00 WIB, saat korban bersama rekan-rekannya sedang mandi-mandi seusai pulang sekolah. Rekan korban kemudian melaporkan kepada warga setempat bahwa korban terbawa arus dan hanyut. Informasi tersebut diteruskan oleh pihak PMI kepada Kantor SAR Padang pada pukul 17.15 WIB.
Merespons laporan tersebut, Kantor SAR Padang langsung mengerahkan delapan personel rescuer menuju Lokasi Kejadian Perkara (LKP) yang berjarak sekitar 38 kilometer dari markas dengan waktu tempuh darat kurang lebih satu jam. Tim tiba di lokasi pada pukul 18.02 WIB dan langsung berkoordinasi dengan unsur yang telah berada di lapangan.
Dalam operasi pencarian ini, Tim SAR Gabungan mengerahkan berbagai alut utama, termasuk Rescue Car Double Cabin, LCR, peralatan SAR air, medis, komunikasi, serta alat deteksi bawah air Aqua Eye dan Drone Thermal.
Berkat kesigapan tim dan unsur yang terlibat, yang terdiri dari Kantor SAR Padang, BPBD Kota Pariaman, TNI/Polri, PMI, Tagana, Pol PP, nelayan setempat, serta masyarakat, korban akhirnya ditemukan.
"Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi dan dibawa ke RSUD Kota Pariaman. Pada pukul 18.25 WIB, kami telah melaksanakan debriefing bersama unsur-unsur yang terlibat, dan operasi SAR resmi ditutup serta seluruh personel dikembalikan ke kesatuan masing-masing," ujar Abdul Malik.
Wartawan : Tio Furqan Pratama
Editor : REDAKSI PORTAL MEDIA BARU
❝❞ Komentar Anda
Berita Lainnya
Berita Terkini Seputar Sumatera Barat
Polisi Ungkap Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di Padang, 1.350 Liter Bio Solar Disita
07 Agustus 2026 JAM 15:10:45 WIB
Diduga Jadi Pengedar Sabu, Petani di Sijunjung Diringkus Polisi Dini Hari
07 Agustus 2026 JAM 15:08:30 WIB
Rumah dan Toko di Koto Tangah Padang Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp750 Juta
03 Agustus 2026 JAM 12:48:40 WIB