Berita

Berita Seputar Sumatera Barat

BeritaKota Padang

Truk CPO Masuk Jurang 80 Meter di Sitinjau Lauik, Sopir Cadangan Tewas Terjepit

TVRI Sumatera BaratSeputar Kota Padang 03 Juli 2026 JAM 06:52:26 WIB

PADANG - Sebuah kecelakaan terjadi di kawasan Sitinjau Lauik, tepatnya di Jalan Tunggua, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang. Satu unit truk Crude Palm Oil (CPO) masuk ke dalam jurang sedalam kurang lebih 80 meter pada Kamis (2/7/2026) malam sekitar pukul 22.10 WIB. Akibat peristiwa ini, satu orang dilaporkan meninggal dunia.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Hendri Zulviton, mengonfirmasi kejadian tersebut. Ia menyebut bahwa korban merupakan sopir pengganti (cadangan) yang berada di dalam truk saat kecelakaan terjadi.

"Kami menerima laporan dari Pusdalops BPBD Kota Padang sekitar pukul 22.10 WIB bahwa ada satu unit truk CPO yang masuk ke jurang dengan kedalaman sekitar 80 meter. Di dalamnya terdapat satu orang korban dalam posisi terjepit," ujar Hendri Zulviton saat memberikan keterangan, Jumat (3/7/2026).

Korban diketahui bernama Muhammad Fajri (32), warga RT 01 RW 02, Kelurahan Tarantang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang.
Hendri menjelaskan, setelah menerima laporan, Anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Pusdalops PB BPBD Kota Padang di bawah komando langsung Kalaksa dan Kabid Kedaruratan dan Logistik (KL) segera bergerak ke lokasi untuk melakukan pendataan dan proses evakuasi bersama Tim SAR Gabungan.

Proses evakuasi berlangsung dramatis dan memakan waktu sekitar dua jam akibat medan yang curam dan kondisi korban yang terjepit di dalam kabin truk yang ringsek.

"Tim SAR Gabungan bekerja keras di lapangan karena posisi korban yang sulit dijangkau. Setelah berupaya selama kurang lebih dua jam, pada Jumat (3/7/2026) dini hari sekitar pukul 00.44 WIB, korban akhirnya berhasil dievakuasi," jelas Hendri.

Namun, Hendri menyayangkan nyawa korban tidak dapat tertolong. Korban berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia (kode hitam). Sementara itu, untuk taksiran kerugian materi akibat kecelakaan ini masih belum dapat diperkirakan.

Aksi evakuasi ini melibatkan kolaborasi solid dari berbagai unsur Tim SAR Gabungan di lapangan, yang terdiri dari BPBD Kota Padang, Basarnas, Damkar Kota Padang, pihak kepolisian, Relawan Rumah Zakat, Kelompok Siaga Bencana (KSB), Ambulans Marolla, serta dibantu oleh masyarakat setempat.

Wartawan : Tio Furqan Pratama
Editor : REDAKSI PORTAL MEDIA BARU


❝❞ Komentar Anda

Berita Lainnya

Berita Terkini Seputar Sumatera Barat