Berita

Berita Seputar Sumatera Barat

BeritaKabupaten Kepulauan Mentawai

Tiga Hari Hilang di Hutan Mentawai, Lansia 61 Tahun Ditemukan Selamat

TVRI Sumatera BaratSeputar Sumbar 01 Juli 2026 JAM 12:59:38 WIB

MENTAWAI - Setelah tiga hari dilaporkan hilang, Mangantar Saumatgerat (61), seorang lansia asal Desa Mara, Kecamatan Sipora Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat pada Rabu (1/7/2026) pagi.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mentawai, Benteng Hilton Telaumbanua, mengonfirmasi bahwa korban ditemukan oleh tim SAR gabungan bersama warga sekitar pukul 08.35 WIB. Korban berada di tepi aliran sungai, hanya berjarak sekitar 0,3 kilometer arah utara dari perkiraan posisi terakhirnya (Last Known Position).

"Penemuan ini berkat kerja keras tim di lapangan serta sinergi erat dengan masyarakat setempat. Korban ditemukan dalam kondisi selamat dan posisinya cukup dekat dari perkiraan lokasi awal diduga hilang," ujar Benteng pada Rabu (1/7/2026).

Peristiwa bermula ketika Mangantar pergi ke ladangnya di dalam hutan sekitar Desa Mara pada Senin (29/6/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Namun, hingga malam hari, korban tak kunjung kembali ke rumah.

Pihak keluarga bersama warga sempat melakukan pencarian mandiri. Karena tidak membuahkan hasil, mereka akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke pihak Basarnas pada pukul 20.45 WIB.

Memasuki hari ketiga pencarian, tim gabungan memperluas area operasi hingga mencakup wilayah seluas 6 kilometer persegi. Sebelum titik terang ditemukan, tim SAR telah melakukan penyisiran darat di sekitar daerah Monga dan Mabelau.

Tidak hanya itu, petugas juga mengerahkan perahu karet (Inflated Rubber Boat/LCR) untuk menyusuri Sungai Mara hingga ke pintu muara, serta menerjunkan drone termal guna mendeteksi keberadaan korban dari udara.

Mangantar akhirnya berhasil dievakuasi di koordinat 2°13'23.6" S - 99°43'58.4" E. Petugas langsung membawa korban kembali ke rumah keluarganya untuk mendapatkan penanganan dan perawatan lebih lanjut.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan ini resmi dinyatakan berakhir dan ditutup. Pihak Kantor SAR Mentawai menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam aksi kemanusiaan ini.

"Kami sangat berterima kasih atas sinergi dan kerja keras dari Basarnas Mentawai, Polsek Sipora Selatan, Pos AL Simaubuk, PMI, BPBD Kepulauan Mentawai, serta masyarakat dan nelayan setempat yang bahu-membahu hingga operasi ini berjalan sukses," tutup Benteng.

Wartawan : Tio Furqan Pratama
Editor : REDAKSI PORTAL MEDIA BARU


❝❞ Komentar Anda

Berita Lainnya

Berita Terkini Seputar Sumatera Barat