Berita

Berita Seputar Sumatera Barat

BeritaKabupaten Pasaman Barat

Sempat Hilang Usai Panen Sawit, Petani di Pasaman Barat Ditemukan Meninggal Dunia

TVRI Sumatera BaratSeputar Sumbar 30 Juni 2026 JAM 06:49:33 WIB

PASAMAN BARAT - Seorang petani kelapa sawit bernama Zainal Arifin (55) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia (MD) di area perkebunan kelapa sawit Jorong Labuh Lurus Baru, Nagari Aia Gadang Barat, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, Senin (29/6/2026) malam. Korban sebelumnya dilaporkan hilang setelah tidak kunjung kembali dari memanen sawit sejak pagi hari.

Kepala Kantor SAR Kelas A Padang, Abdul Malik, membenarkan peristiwa tersebut. Pihaknya menerima laporan awal mengenai permintaan evakuasi jenazah korban dari Wali Nagari Aia Gadang Barat, Khairil Ikhwan, pada pukul 22.37 WIB.

"Kami menerima informasi dari Wali Nagari setempat bahwa ada seorang warga atas nama Zainal Arifin yang ditemukan meninggal dunia di kebun sawit. Berdasarkan laporan tersebut, warga meminta bantuan evakuasi kepada Pos SAR Pasaman," kata Abdul Malik saat dikonfirmasi, Senin (29/6/2026) malam.

Berdasarkan kronologi kejadian, korban diketahui berangkat menuju kebun untuk memanen sawit pada Senin pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Memasuki waktu Zuhur, korban sempat pulang ke rumah untuk menunaikan ibadah salat, kemudian kembali lagi ke kebun untuk melanjutkan pekerjaannya.

Kegiatan memanen kelapa sawit tersebut sedianya telah selesai pada pukul 19.30 WIB dan seluruh pekerja lain telah kembali. Namun, hingga larut malam korban tak kunjung pulang ke rumahnya. Warga yang melakukan pencarian akhirnya menemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia pada pukul 22.35 WIB di titik koordinat 0°10'55.0"N 99°46'28.4"E.

Merespons permintaan bantuan tersebut, Kantor SAR Padang melalui Pos SAR Pasaman langsung menerjunkan tim ke lokasi.

"Pada pukul 22.46 WIB, tim rescue dari Pos SAR Pasaman sebanyak sembilan personel langsung diberangkatkan menuju lokasi penemuan jasad korban untuk melakukan evakuasi," jelas Abdul Malik.

Jarak menuju lokasi kejadian berkisar 18,3 kilometer lewat jalur darat dari Pos SAR Pasaman dengan estimasi waktu tempuh sekitar 30 menit. Dalam operasi evakuasi ini, tim rescue dilengkapi dengan kendaraan operasional Rescue CarTipe 1, ambulans, peralatan evakuasi, peralatan medis, serta alat komunikasi.

Wartawan : Tio Furqan Pratama
Editor : REDAKSI PORTAL MEDIA BARU


❝❞ Komentar Anda

Berita Lainnya

Berita Terkini Seputar Sumatera Barat