Berita

Berita Seputar Sumatera Barat

BeritaKota Padang

Kebakaran di Kawasan Pasar Raya Padang: 32 Rumah Petak dan Gudang Hangus, Kerugian Capai Rp1,2 Miliar

TVRI Sumatera BaratSeputar Kota Padang 12 Juni 2026 JAM 19:15:58 WIB

PADANG - Kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Kampung Jao Dalam, RT 002/RW 005, Kelurahan Kampung Jao Dalam, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Jumat (12/6/2026) sore. Sedikitnya dua unit rumah, 32 petak rumah kontrakan, dan satu gudang sparepart sepeda motor hangus terbakar dalam peristiwa tersebut.

Kepala Bidang Operasional dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, Rinaldi, mengonfirmasi bahwa estimasi kerugian materi akibat bencana ini ditaksir mencapai Rp1,2 miliar. Kendati demikian, petugas berhasil menyelamatkan aset warga di sekitar lokasi senilai kurang lebih Rp2,5 miliar.

"Laporan pertama kali masuk ke Mako Damkar pada pukul 16.32 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, armada dari Pos 6 Pasar Raya langsung dikerahkan satu menit kemudian dan tiba di lokasi kejadian pada pukul 16.40 WIB," kata Rinaldi saat memberikan keterangan, Jumat malam.

Rinaldi menjelaskan, kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang saksi mata bernama Agha Bernarco (36). Saksi melihat berkobarnya api yang sudah dalam kondisi membesar dari salah satu rumah petak, lalu langsung menghubungi pihak pemadam kebakaran.

Untuk menjinakkan api, Dinas Damkar Kota Padang menerjunkan kekuatan penuh yang melibatkan 10 unit armada mobil pemadam dan sedikitnya 100 personel lapangan dari Peleton C.

Proses pemadaman di lapangan juga dibantu oleh unsur gabungan dari TNI/POLRI, Satgas, PLN, serta PMI Kota Padang. Petugas baru berhasil menyelesaikan penanganan secara total pada pukul 17.49 WIB.

Menurut Rinaldi, tim di lapangan sempat menghadapi sejumlah kendala teknis saat berupaya memadamkan api, mengingat letak objek yang terbakar berada di dalam area Pasar Raya Padang.

"Petugas di lapangan menghadapi situasi yang cukup menantang karena akses jalan menuju titik api relatif kecil dan sempit. Selain itu, lokasi juga dipadati oleh masyarakat yang berkerumun menyaksikan kejadian," jelasnya.

Berdasarkan data Damkar, bangunan yang terdampak parah di antaranya adalah 13 unit rumah petak milik Nasrul (61) dan 20 unit rumah kontrakan milik Noza Elvita (37). Sementara itu, satu unit gudang komponen otomotif milik Helmi Yulfina (53) dilaporkan mengalami rusak ringan.

Akibat peristiwa ini, sebanyak 38 jiwa dari beberapa kepala keluarga terpaksa kehilangan tempat tinggal dan harus mengungsi ke tempat yang lebih aman. Dinas Damkar memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka (nihil) dalam musibah ini.

Mengenai penyebab pasti kebakaran, pihak Damkar belum bisa memberikan kesimpulan awal.

“Untuk penyebab kebakaran, saat ini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian," ujar Rinaldi.

Wartawan : Tio Furqan Pratama
Editor : REDAKSI PORTAL MEDIA BARU


❝❞ Komentar Anda

Berita Lainnya

Berita Terkini Seputar Sumatera Barat