Berita

Berita Seputar Sumatera Barat

BeritaKabupaten Limapuluh Kota

Sepuluh Hari Hilang di Hutan Bukit Rangkak, Petani Asal Harau Ditemukan Selamat

TVRI Sumatera BaratSeputar Sumbar 14 Mei 2026 JAM 18:21:28 WIB

LIMAPULUH KOTA - Upaya pencarian intensif terhadap Irman (61), petani asal Jorong Lubuak Limpato yang dilaporkan hilang selama sepuluh hari di kawasan hutan Bukit Rangkak, akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan dalam keadaan selamat oleh tim gabungan pada Rabu sore (13/5/2026).

Kapolres Lima Puluh Kota, AKBP Syaiful Wachid, melalui Kapolsek Harau, AKP Yusmedi, mengonfirmasi bahwa korban ditemukan sekitar pukul 16.00 WIB di kawasan Jorong Hulu Aie, Nagari Harau. Penemuan ini merupakan hasil penyisiran sistematis yang melibatkan personel Polri, petugas PMI, serta warga setempat.

"Berkat kerja sama solid lintas unsur, korban berhasil kami temukan dalam keadaan selamat, meski kondisi fisiknya tampak sangat kelelahan," ujar AKP Yusmedi.

Saat ditemukan, Irman terlihat tengah berjalan kaki di area hutan. Uniknya, ia masih membawa hasil hutan berupa petai yang ia cari sejak keberangkatan pertamanya pada Minggu (3/5/2026) lalu.

Berdasarkan keterangan awal yang dihimpun kepolisian, Irman membantah adanya unsur mistis terkait dirinya hilang. Ia mengaku murni kesulitan menemukan jalan keluar akibat medan perbukitan Lembah Harau yang terjal dan luas.

Selama sepuluh hari, korban bertahan hidup dengan memanfaatkan sumber daya alam di sekitar lokasi. Kondisi geografis yang ekstrem membuatnya hanya berputar-putar di area yang sama sebelum akhirnya berhasil mencapai kawasan yang terjangkau oleh tim pencari.

Pasca-penemuan, personel kepolisian langsung melakukan evakuasi medis. Korban dilarikan ke UPTD Puskesmas Tanjung Pati untuk mendapatkan observasi mendalam guna memastikan stabilitas kesehatannya setelah bertahan hidup cukup lama di alam liar.

Pihak keluarga menyampaikan apresiasi mendalam kepada Polsek Harau dan seluruh relawan yang terlibat. Menanggapi kejadian ini, kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap waspada saat beraktivitas di kawasan hutan yang terjal, segera melapor ke pihak berwajib jika ada anggota keluarga yang tidak kembali tepat waktu serta menggunakan perlengkapan pendukung atau membawa rekan saat memasuki area hutan dengan medan yang berat.

Wartawan : Tio Furqan Pratama
Editor : REDAKSI PORTAL MEDIA BARU


❝❞ Komentar Anda

Berita Lainnya

Berita Terkini Seputar Sumatera Barat