Berita ❯ Kota Padang
Delapan Remaja Terjebak Luapan Air di Sungai Bangek, Basarnas Padang Kerahkan Tim Evakuasi
TVRI Sumatera Barat • Seputar Kota Padang 16 Februari 2026 JAM 19:51:28 WIB

PADANG - Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Padang memberangkatkan tim rescuer untuk mengevakuasi delapan orang remaja yang terjebak akibat luapan air di kawasan air terjun Sungai Bangek, Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, pada Senin, 16 Februari 2026 sore.
Peristiwa ini dilaporkan terjadi sekitar pukul 16.55 WIB, setelah salah satu korban, Putra Ramadhan (16), berhasil menghubungi pihak Basarnas untuk meminta bantuan.
Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik, mengatakan bahwa delapan remaja tersebut terjebak dalam kondisi cuaca ekstrem di lokasi kejadian.
"Kami menerima laporan adanya kondisi membahayakan manusia, di mana delapan orang terjebak saat sedang beraktivitas mandi-mandi di air terjun Sungai Bangek. Tim segera kami berangkatkan menuju lokasi (LKP) pada pukul 17.10 WIB," ujar Abdul Malik.
Berdasarkan keterangan yang diterima, rombongan remaja tersebut tiba di lokasi sekitar pukul 12.00 WIB. Namun, debit air sungai tiba-tiba meningkat drastis (air bah) sebelum mereka sempat kembali.
Kelompok tersebut terpisah menjadi dua titik, lima orang berada di satu sisi seberang, sementara tiga lainnya berada di sisi yang berbeda.
Ketiga remaja yang terpisah sempat mencoba turun menuju titik awal, namun akses jalan tertutup dan berbahaya akibat arus deras. Mereka akhirnya memutuskan naik ke area perbukitan dan berlindung di ladang milik warga, namun kesulitan menemukan jalan pulang.
Adapun identitas kedelapan korban yang terjebak di lokasi tersebut yakni Putra Ramadhan (16), Afdhal Zikri (17), dan Ibnu Habib (18) yang merupakan warga Lubuk Minturun, serta Haykal (16) asal Pariaman. Sementara empat korban lainnya, yakni Zikri, Sandi, Zhafrah, dan Putra (16), saat ini identitas lengkapnya masih dalam proses pendataan oleh petugas.
Untuk melakukan evakuasi, Basarnas Padang mengerahkan lima personel rescuer dengan dukungan peralatan lengkap, mulai dari Rescue Car, peralatan Mountaineering, alat evakuasi medis, hingga alat komunikasi.
Meskipun jarak lokasi kejadian hanya sekitar 9,1 kilometer dari Kantor SAR Padang, Abdul Malik menyebutkan bahwa faktor cuaca menjadi tantangan utama di lapangan.
"Saat ini kondisi di lapangan sedang hujan dengan kecepatan angin mencapai 5 knot. Kami berupaya melakukan Quick Action agar seluruh korban bisa dievakuasi dalam keadaan selamat sebelum hari semakin gelap," tutur Abdul Malik.
Wartawan : Tio Furqan Pratama
Editor : REDAKSI PORTAL MEDIA BARU
❝❞ Komentar Anda
Berita Lainnya
Berita Terkini Seputar Sumatera Barat
5 Remaja yang Terjebak Air Bah di Sungai Bangek Berhasil Selamat, 3 Masih Proses Evakuasi
16 Februari 2026 JAM 21:24:18 WIB
Cuaca Ekstrem di Agam, Longsor Tutupi Jalan Provinsi dan Banjir Rendam Pemukiman Warga
16 Februari 2026 JAM 20:22:46 WIB
Terjebak di Aliran Sungai Bangek, Wali Kota Padang Instruksikan Evakuasi 8 Mahasiswa
16 Februari 2026 JAM 19:49:33 WIB