Berita

Berita Seputar Sumatera Barat

BeritaKabupaten Kepulauan Mentawai

Alami Sesak Napas di Tengah Laut, Balita Penumpang KMP Ambu-Ambu Dievakuasi Tim SAR Mentawai

TVRI Sumatera BaratSeputar Sumbar 21 Januari 2026 JAM 18:48:54 WIB

MENTAWAI - Tim SAR melakukan aksi penyelamatan darurat (Medevac) terhadap seorang balita yang mengalami sesak napas di atas kapal KMP Ambu-Ambu, Rabu, 21 Januari 2026 dini hari. Korban dievakuasi di perairan Pulau Sipora saat kapal sedang berlayar menuju Pelabuhan Tuapejat.

Peristiwa bermula saat Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Mentawai menerima laporan dari personel SROP Sipora pada pukul 00.50 WIB. Dilaporkan bahwa seorang penumpang balita membutuhkan penanganan medis segera karena gangguan pernapasan yang memburuk di tengah laut.

Mendapat laporan tersebut, tim rescue Kansar Mentawai langsung bergerak cepat. Menggunakan Rigid Inflatable Boat(RIB) 02 Mentawai, tim diberangkatkan pada pukul 01.15 WIB untuk melakukan intersepsi (intercept) terhadap KMP Ambu-Ambu yang berada sekitar 7 mil laut dari Pelabuhan Tuapejat.

"Begitu informasi kami terima, Tim SAR Gabungan langsung diberangkatkan menggunakan RIB 02 untuk melaksanakan evakuasi medis. Kecepatan waktu sangat krusial dalam kondisi darurat medis seperti ini," ujar Kepala Kansar Mentawai, Benteng Hilton Telaumbanua.

Hanya dalam waktu 15 menit, tim SAR berhasil mencapai posisi KMP Ambu-Ambu. Petugas kemudian mengevakuasi korban bernama M. Alfarizi (4) dari atas kapal besar ke RIB 02 dengan sangat hati-hati.

Setelah berhasil dipindahkan, korban segera dibawa menuju Pelabuhan Tuapejat. Tepat pukul 01.50 WIB, tim tiba di dermaga dan langsung menyerahkan balita tersebut kepada pihak RSUD Mentawai yang telah bersiap dengan ambulans di lokasi.

Benteng Hilton Telaumbanua menegaskan bahwa keberhasilan operasi yang berlangsung singkat ini merupakan buah dari sinergi yang solid antarinstansi.

“Alhamdulillah, korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Ini menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan dan kolaborasi lintas sektor dalam operasi SAR,” tambahnya.

Setelah memastikan korban mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit, operasi SAR secara resmi dinyatakan ditutup pada pukul 02.00 WIB. Pihak Basarnas juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh potensi SAR yang terlibat dalam aksi penyelamatan dini hari tadi.

Wartawan : Tio Furqan Pratama
Editor : REDAKSI PORTAL MEDIA BARU


❝❞ Komentar Anda

Berita Lainnya

Berita Terkini Seputar Sumatera Barat