Berita

Berita Seputar Sumatera Barat

BeritaKabupaten Padang Pariaman

Seorang Nelayan Dilaporkan Hilang Saat Menjaring Ikan di Muaro Sunua Padang Pariaman

TVRI Sumatera BaratKelautan dan Perikanan 20 Januari 2026 JAM 19:28:12 WIB

PADANG PARIAMAN - Tim SAR melakukan pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang saat menjaring ikan di kawasan Muaro Sunua, Kabupaten Padang Pariaman, Selasa, 20 Januari 2026.

Korban diketahui bernama Dedy Fernando (44), warga Sunua Barat, Kecamatan Nan Sabaris, Kabupaten Padang Pariaman.

Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik, mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima laporan kejadian tersebut dari anggota Pramuka SAKA SAR pada pukul 15.07 WIB. Berdasarkan laporan, korban terpantau terakhir kali oleh warga setempat pada pagi hari.

"Kronologi yang kami terima, korban pergi menjaring ikan sekitar pukul 03.00 WIB dini hari. Pada pukul 07.00 WIB, warga masih sempat melihat keberadaan korban di lokasi. Namun, tak lama berselang korban tidak lagi terlihat," ujar Abdul Malik dalam keterangannya, Selasa sore.

Kecurigaan warga menguat setelah menemukan sepeda motor dan celana milik korban masih berada di daratan di sekitar area Muaro Sunua. Meski masyarakat setempat telah berupaya melakukan pencarian mandiri, hingga sore hari hasil masih nihil.

Merespons laporan tersebut, Abdul Malik menegaskan bahwa personelnya langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian (LKP) yang berjarak sekitar 27 kilometer dari Kantor SAR Padang.

"Kami telah memberangkatkan tim rescue yang terdiri dari 8 personel pada pukul 15.20 WIB dengan semangat Quick Action. Estimasi perjalanan menuju lokasi sekitar 45 menit menggunakan kendaraan double cabin dan membawa perlengkapan lengkap," tambahnya.

Dalam operasi SAR kali ini, petugas dilengkapi dengan berbagai alat utama (Alut), di antaranya LCR (Perahu Karet) beserta motor tempel, Drone Thermal untuk pemantauan udara dengan sensor panas, peralatan SAR air dan medis serta alat komunikasi dan evakuasi.

Kondisi cuaca di lokasi dilaporkan berawan dan sejauh ini belum ditemukan hambatan signifikan dalam proses mobilisasi tim. Tim SAR gabungan akan fokus melakukan penyisiran di area sekitar Muaro Sunua sesuai dengan titik koordinat 0∘40′28.60"S−100∘9′32.60"T.

"Sesuai prinsip profesional dan teruji, kami akan berupaya semaksimal mungkin dalam proses pencarian ini demi keselamatan jiwa manusia," tutup Abdul Malik.

Wartawan : Tio Furqan Pratama
Editor : REDAKSI PORTAL MEDIA BARU


❝❞ Komentar Anda

Berita Lainnya

Berita Terkini Seputar Sumatera Barat