Berita

Berita Seputar Sumatera Barat

BeritaKota Padang

Polda Sumbar Targetkan 150 Titik Air Bersih untuk Pemulihan Pascabencana

TVRI Sumatera BaratLingkungan 20 Januari 2026 JAM 08:03:39 WIB

PADANG - Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat terus mempercepat pemulihan pascabencana dengan fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

Melalui Biro Logistik, Polda Sumbar menargetkan pembangunan sumber air bersih di 150 titik yang tersebar di berbagai wilayah terdampak.

Hingga 15 Januari 2026, tercatat sebanyak 114 titik telah teridentifikasi. Dari jumlah tersebut, 62 titik sudah aktif digunakan, sementara 52 titik lainnya masih dalam tahap pengerjaan.

Kepala Biro Logistik Polda Sumbar, Kombes Pol Faried Zulkarnain, menyatakan bahwa program ini merupakan langkah berkelanjutan untuk menjamin akses air bersih bagi warga.

"Ketersediaan air bersih adalah kebutuhan paling mendasar. Kami berkomitmen memastikan program ini berjalan terukur dan tepat sasaran agar manfaatnya bisa dirasakan jangka panjang oleh masyarakat," ujar Faried di Padang, Senin, 19 Januari 2026.

Program ini mencakup wilayah hukum beberapa Polres, di antaranya Polres Agam, Padang Pariaman, Padang Panjang, Bukittinggi, Pesisir Selatan, Solok Kota, serta Polresta Padang.

Penyediaan air dilakukan melalui beberapa skema teknis, mulai dari pembangunan sumur bor baru, optimalisasi sumur eksisting, hingga pemanfaatan sumber air alami seperti gunung, sungai, dan danau.

Fasilitas ini diprioritaskan untuk permukiman warga, rumah ibadah, sekolah, fasilitas kesehatan, serta hunian sementara (huntara).

Faried menambahkan, saat ini masih terdapat 36 titik tambahan yang sedang dalam tahap survei lokasi. Pihaknya terus menjalin koordinasi dengan pemerintah nagari dan unsur teknis di lapangan untuk mempercepat proses tersebut.

"Kami berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan di daerah agar target 150 titik ini segera tercapai," tuturnya.

Langkah ini diharapkan tidak hanya membantu sanitasi dan kesehatan masyarakat, tetapi juga mempercepat pemulihan aktivitas sosial-ekonomi di wilayah terdampak bencana secara bertahap.

Wartawan : Tio Furqan Pratama
Editor : REDAKSI PORTAL MEDIA BARU


❝❞ Komentar Anda

Berita Lainnya

Berita Terkini Seputar Sumatera Barat