Berita ❯ Kota Padang
Krisis Air Pasca Banjir di Padang, BPBD Salurkan 1 Juta Liter Air Bersih ke Wilayah Terdampak
TVRI Sumatera Barat • Lingkungan 20 Januari 2026 JAM 06:34:42 WIB

PADANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang telah mendistribusikan total 1 juta liter air bersih kepada warga di Kecamatan Pauh dan Kuranji hingga Senin, 19 Januari 2026.
Langkah ini dilakukan guna mengatasi krisis air bersih setelah banjir bandang merusak infrastruktur irigasi di kawasan Gunung Nago.
Krisis air terjadi karena mayoritas warga di kedua kecamatan tersebut tidak terhubung dengan jaringan PDAM.
Rusaknya sarana irigasi dan sumber air mandiri akibat terjangan banjir membuat akses air bersih warga lumpuh total dalam sepekan terakhir.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menyatakan bahwa armada tangki air dikonsentrasikan di titik-titik terdampak untuk memenuhi kebutuhan dasar harian masyarakat.
“Hampir satu minggu ini kami fokuskan suplai di Pauh dan Kuranji. Rata-rata masyarakat di sana tidak menggunakan layanan PDAM, sehingga ketika sumber air mereka rusak, mereka kehilangan akses total. Kami akan terus siaga hingga kondisi kembali normal,” ujar Hendri saat dikonfirmasi, Senin, 19 Januari 2026.
Dalam penanganan darurat ini, BPBD didukung oleh berbagai instansi dan elemen masyarakat. Operasional tangki air melibatkan armada dari PDAM Padang, Dinas Damkar, Satpol PP, Dinas PU, dan Dinas Sosial.
Selain itu, personel TNI dan POLRI turut membantu pengawalan di lapangan, bersama relawan dari Palang Merah Indonesia (PMI), unsur BUMN/BUMD, serta pihak swasta yang mengerahkan armada tambahan.
Penyaluran air ini merupakan bagian dari Standar Pelayanan Minimal (SPM) penanggulangan bencana. Hendri menegaskan bahwa pihaknya akan tetap menyiagakan personel dan armada tangki selama warga masih membutuhkan bantuan logistik air.
Hingga saat ini, petugas lapangan masih terus menyisir pemukiman warga, termasuk area yang sulit dijangkau, guna memastikan distribusi bantuan merata dan mencegah timbulnya masalah kesehatan pascabencana.
Wartawan : Tio Furqan Pratama
Editor : REDAKSI PORTAL MEDIA BARU
❝❞ Komentar Anda
Berita Lainnya
Berita Terkini Seputar Sumatera Barat
Polda Sumbar Targetkan 150 Titik Air Bersih untuk Pemulihan Pascabencana
20 Januari 2026 JAM 08:03:39 WIB
Gubernur Mahyeldi Siapkan WPR sebagai Solusi Jangka Panjang Atasi Tambang Ilegal di Sumbar
20 Januari 2026 JAM 06:33:41 WIB
Porprov XVI Sumbar 2026: 15 Daerah dan 43 Cabor Siap Berlaga, Persiapan Masuk Tahap Finalisasi
19 Januari 2026 JAM 21:28:24 WIB