Berita

Berita Seputar Sumatera Barat

BeritaKota Padang

Ketua DPRD Sumbar: Program Makan Bergizi Gratis Harus Gerakkan Ekonomi Lokal

TVRI Sumatera BaratPemerintahan 05 Januari 2026 JAM 06:47:30 WIB

PADANG – Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya menjadi program pemenuhan nutrisi anak. Ia meminta operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) turut memberikan dampak konkret terhadap penguatan ekonomi masyarakat dan pengembangan UMKM lokal.

Hal tersebut disampaikan Muhidi saat menghadiri peresmian SPPG Yayasan SBLF Jati di Kecamatan Padang Timur, Minggu, 4 Januari 2026.

Menurutnya, program nasional ini memiliki dimensi ganda, yakni mencetak SDM berkualitas sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan.

"Program MBG tidak hanya soal pemenuhan gizi anak, tetapi juga harus berdampak nyata bagi pengembangan UMKM dan perekonomian masyarakat sekitar," ujar Muhidi.

Muhidi menyoroti potensi program ini dalam menekan angka pengangguran. Sebagai contoh, ia mengapresiasi SPPG Jati yang mayoritas pekerjanya merupakan warga setempat.

“Di SPPG Jati, sekitar 60 hingga 70 persen tenaga kerja berasal dari warga Kelurahan Jati. Ini adalah bukti bahwa program ini mampu menyerap tenaga kerja lokal secara langsung,” ungkapnya.

Ia menegaskan komitmen DPRD Sumbar untuk mengawal pelaksanaan program MBG agar tetap transparan, tepat sasaran, dan berkelanjutan dalam jangka panjang.

Senada dengan hal tersebut, anggota DPD RI Muslim M. Yatim, yang meresmikan fasilitas tersebut, berharap program ini konsisten dijalankan.

Ia merujuk pada keberhasilan negara-negara seperti Jepang, Brasil, dan Thailand yang telah lebih dahulu menerapkan kebijakan serupa untuk meningkatkan kualitas generasi mudanya.

"Melalui MBG yang berkualitas, kita sedang menjemput cita-cita Indonesia Emas 2045 dengan melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi," tutur Muslim.

SPPG Jati dijadwalkan mulai beroperasi penuh pada 8 Januari 2026. Pada tahap awal, fasilitas ini akan melayani delapan sekolah di wilayah sekitar.

Setiap sekolah direncanakan menerima distribusi lebih dari 260 porsi. Secara total, SPPG Jati akan memproduksi lebih dari 1.000 porsi makanan bergizi setiap hari.

Jumlah ini ditargetkan terus meningkat seiring dengan optimalisasi sarana pendukung dan kapasitas operasional dapur.

Wartawan : Tio Furqan Pratama
Editor : REDAKSI PORTAL MEDIA BARU


❝❞ Komentar Anda

Berita Lainnya

Berita Terkini Seputar Sumatera Barat