Berita

Berita Seputar Sumatera Barat

BeritaKabupaten Pasaman Barat

Masyarakat Gunakan Genset Untuk Penerangan

Kontributor DaerahSeputar Sumbar 06 September 2019 JAM 06:38:16 WIB

Rusaknya Pembangkit Listrik Tenaga Surya, di Pulau Panjang, memaksa masyarakat menggunakan genset sebagai sumber penerangan. Kerusakan itu sudah terjadi sejak satu tahun terakhir, sehingga masyarakat harus mengeluarkan biaya yang sangat besar, untuk mengoperasikan mesin diesel atau genset untuk kebutuhan sehari-hari.

Beginilah kondisi Pembangkit Listrik Tenaga Surya, yang berada di Pulau Panjang, Nagari Air Bangis. PLTS sebagai sumber listrik ribuan penduduk ini, rusak sejak satu tahun terakhir. Guna memenuhi kebutuhan harian dan penerangan, masyarakat terpaksa menggunakan mesin genset atau diesel. Masyarakat mengaku tidak mengetahui pasti kerusakan yang dialami PLTS yang dibangun sekitar tahun dua ribu dua belas itu. Namun, secara umum, kebutuhan listrik rumahan masyarakat sejak satu tahun belakangan hanya menggunakan genset atau diesel.

Kondisi ini, membuat masyarakat mengeluh, karena mereka harus mengeluarkan biaya yang cukup besar, untuk operasional mesin genset atau diesel, sementar listrik yang dihasilkan tidak maksimal, serta hanya bisa digunakan saat malam hari saja. Tingginya biaya listrik, memaksa masyarakat harus menggunakan satu genset untuk sejumlah rumah, serta menghidupkan peralatan elektornik secara terbatas. Bahkan, beberapa keluarga hanya mengopersikan genset, hingga tengah malam saja demi menghemat biaya.

Kepala Jorong Pulau Panjang Helfizar mengatakan, selama ini PLTS sangat membantu masyarakat Pulau Panjang. Bahkan masyarakat bersama petugas berusaha keras memelihara agar PLTS itu tetap awet, namun seiring waktu PLTS tetap mengalami kerusakan, dan butuh perbaikan segera. Saat ini masyarakat dan petugas berusaha mencarikan jalan keluar atas masalah ini. Sebagai kebutuhan dasar, masyarakat berharap pemerintah bisa mencarikan solusi dan memperbaiki kerusakan yang dialami PLTS itu, serta bisa beroperasi seperti  semula.

Wartawan : ANDIKA / ANDIKA
Editor : Aurelie Moeremans


❝❞ Komentar Anda

Berita Lainnya

Berita Terkini Seputar Sumatera Barat