Berita

Berita Seputar Sumatera Barat

BeritaKota Pariaman

Sampah Berserakan di Objek Wisata Kota Pariaman

Kontributor DaerahLingkungan 18 Juni 2019 JAM 06:00:21 WIB

Pasca lebaran, sampah bekas makanan berserakan disejumlah objek wisata di Kota Pariaman. Sampah yang berserakan, antara lain kelapa muda serta sampah plastik. Jika dibiarkan, kondisi tersebut akan mengganggu pemandangan dan keindahan objek wisata andalan Kota Pariaman.

Masalah sampah kembali mewarnai pasca musim libur lebaran di Kota Pariaman, seperti dikawasan objek wisata Pantai Gandoriah yang dipadati pengunjung setiap tahun, saat libur Lebaran Idul Fitri. Jenis sampah yang berserakan, antara lain batok kelapa muda yang dijual pedagang di pantai tersebut dan sampah plastik. Kondisi sampah yang berserakan, tentu mengganggu pemandangan dan keindahan objek andalan Kota Pariaman itu sendiri.

Terlihat, sampah berserakan dibeberapa titik, selain disepanjang pinggiran pantai, juga di bawah pohon cemara, tempat pengunjung bersantai dan menikmati pemandangan. Sepertinya, pedagang maupun pengunjung, masih kurang peduli dengan kebersihan pantai. Kepala Dinas DLH Kota Pariaman, Muhammad Syukri, mengatakan bahwa dimusim lebaran ini, jumlah sampah meningkat setiap harinya jika dibanding hari biasa. Jika diluar lebaran, jumlah sampah hanya mencapai 22 hingga 23 ton dalam seharinya, namun dimusim lebaran ini jumlah sampah meningkat hingga 70 ton dalam seharinya.

Sehingga petugas harus kerja ekstra dalam membersihkan dan mengangkut sampah yang ada, termasuk di kawasan objek wisata, dimana petugas selalu disiapkan. Selain itu, menurut Syukri, penyelesaian masalah sampah di Kota Pariaman membutuhkan kerjasama antara pemerintah, bersama para pedagang dan masyarakat, terutama wisatawan yang peduli dengan kebersihan pantai.

Wartawan : ABDUL/ SYARIL
Editor : Aurelie Moeremans


❝❞ Komentar Anda

Berita Lainnya

Berita Terkini Seputar Sumatera Barat