Berita

Berita Seputar Sumatera Barat

BeritaKabupaten Tanah Datar

Kolang Kaling Laris Manis

Kontributor DaerahSerba serbi Ramadhan 06 Mei 2019 JAM 06:53:10 WIB

Menjelang masuknya bulan suci ramadhan, pengusaha buah kolang kaling di Tanah Datar mulai meningkatkan produksi. Selain memenuhi kebutuhan lokal, pengusaha juga memasarkan hingga ke provinsi tetangga.

Jelang masuknya bulan suci ramadhan, pengusaha kolang kaling di Andaleh Baruah Bukik di Kecamatan Sungayang, Tanah Datar mulai meningkatkan produksi mereka. Dalam satu hari, para pengolah buah aren ini mampu memproduksi kolang kaling 200 hingga 300 kilogram.

Ranti, salah seorang  pengusaha kolang kaling mengatakan, selain dijual untuk kebutuhan  local, cemilan yang dikenal sebagai buah atab ini juga dipasarkan ke luar provinsi seperti Jambi, Pekanbaru dan bahkan juga dikirim ke pulau Batam. Satu kilogram kolang kaling  dijual seharga tujuh ribu  rupiah. Selain mengandalkan bahan baku local, untuk memenuhi kebutuhan kolang kaling selama bulan puasa, para pengusaha di Andaleh Baruah Bukik juga mendatangkan bahan baku dari kecamatan lain.

Untuk mengolah buah atap ini hingga bisa dikonsumsi tidaklah mudah dan memakan waktu serta proses yang cukup panjang. Pengolah kolang kaling terlebih dahulu harus merebus, memisahkan buah dari cangkang, hingga merendam didalam air hingga satu minggu lamanya. Biasanya, produksi buah atab ini akan berlansung hingga 20 hari puasa. jika mendekati lebaran, pengusaha buah atab khawatir jika tidak akan laku lagi.

Wartawan : ERICKA
Editor : Aurelie Moeremans


❝❞ Komentar Anda

Berita Lainnya

Berita Terkini Seputar Sumatera Barat