Berita

Berita Seputar Sumatera Barat

Berita ❯ Kabupaten Kepulauan Mentawai

Kapal Bagan Jamcha 01 Kandas dan Bocor di Perairan Mentawai, 10 ABK Dalam Penyelamatan Tim SAR

TVRI Sumatera Barat • Seputar Sumbar 10 Oktober 2026 JAM 13:50:57 WIB

MENTAWAI - Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Mentawai mengerahkan Tim Rescue untuk menyelamatkan 10 awak kapal menyusul kecelakaan yang menimpa Kapal Bagan Jamcha 01 di perairan Pulau Malilimok, Desa Katurei, Kecamatan Siberut Barat Daya, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Sabtu (10/10/2026).

Humas Kansar Mentawai, Aldo Harfa Yandra, membenarkan adanya insiden kecelakaan kapal yang mengalami kandas dan kebocoran di wilayah tersebut.

"Tim sudah bergerak menuju lokasi kejadian menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 02 Mentawai begitu laporan kami terima," ujar Aldo saat dikonfirmasi, Sabtu (10/10/2026).

Aldo menjelaskan, informasi awal mengenai kejadian tersebut diterima Kansar Mentawai pada pukul 08.30 WIB dari salah satu awak kapal bernama Lingga. Berdasarkan laporan, kapal diketahui kandas terlebih dahulu pada pukul 03.00 WIB.

"Dari laporan yang kami terima, kapal mengalami kebocoran di enam titik dan papan pada bagian bawah kapal patah akibat kandas," terangnya.

Berdasarkan data Kansar Mentawai, Kapal Bagan Jamcha 01 berukuran GT 30 dengan panjang sekitar 24 meter. Kapal ini memiliki ciri fisik lambung berwarna merah dengan tepi putih, serta bagian sayap kombinasi putih, hijau, dan merah.

Kapal tersebut berangkat dari Carocok Tarusan pada Kamis (8/10) pukul 10.00 WIB untuk mencari ikan dan tiba di perairan Mentawai pada Jumat (9/10) sekitar pukul 12.00 WIB, sebelum akhirnya mengalami musibah.

Terkait korban, terdapat 10 orang di atas kapal yang terdiri atas seorang nakhoda, satu Kepala Kamar Mesin (KKM), dan delapan Anak Buah Kapal (ABK).

Titik kejadian berjarak sekitar 24 nautical mile (NM) dari Dermaga Tuapejat dan estimasi waktu tempuh sekitar satu jam. Operasi SAR ini melibatkan tujuh personel dengan dukungan peralatan lengkap, mulai dari alat komunikasi, navigasi, perangkat medis, hingga Starlink Portable.

"Kondisi cuaca di sekitar lokasi dilaporkan cerah berawan dan tinggi gelombang berkisar antara 1,5 hingga 2,5 meter. Perkembangan lebih lanjut mengenai kondisi awak kapal akan segera kami sampaikan setelah tim tiba di lokasi," ujar Aldo.

Wartawan : Tio Furqan Pratama
Editor : REDAKSI PORTAL MEDIA BARU


❝❞ Komentar Anda

Berita Lainnya

Berita Terkini Seputar Sumatera Barat