Berita ❯ Daerah
Progres Capai 73 Persen, Jalur Lembah Anai Kini Dibuka Penuh 24 Jam
TVRI Sumatera Barat • Seputar Sumbar 22 Juni 2026 JAM 19:08:38 WIB

SUMATRA BARAT - Jalur strategis penghubung Padang–Bukittinggi di kawasan Lembah Anai, Sumatra Barat, kini sudah mulai dibuka penuh selama 24 jam untuk kendaraan roda dua maupun roda empat. Pembukaan akses total ini menyusul progres penanganan pascabencana oleh PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) yang telah mencapai 73 persen per akhir Mei 2026.
Kontraktor menargetkan seluruh proyek perbaikan infrastruktur di kawasan tersebut akan rampung sepenuhnya pada Juli 2026 mendatang.
Sekretaris Perusahaan HKI, Resnu Aditya Wuladarman, menjelaskan bahwa sejumlah pekerjaan utama telah berhasil diselesaikan. Meliputi pengalihan aliran air, normalisasi sungai, proteksi badan jalan, serta pemasangan borepile di beberapa titik terdampak.
Selain itu, penimbunan badan jalan, perkuatan lereng, pembuatan saluran air, hingga proteksi pondasi Jembatan Margayasa juga telah dirampungkan.
“HKI terus berupaya mempercepat penyelesaian penanganan Lembah Anai dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, kualitas pekerjaan, serta kelancaran mobilitas masyarakat,” ujar Resnu dalam keterangan tertulisnya, Senin (22/6/2026).
Saat ini, pihak HKI tengah memfokuskan sisa pengerjaan pada 20 titik krusial. Fokus tersebut mencakup penyelesaian struktur pendukung, penanganan lereng, perkerasan jalan, pembuatan saluran, pemasangan pengaman jalan, serta pengaspalan menggunakan hotmix.
Pembukaan akses penuh 24 jam ini langsung berdampak pada peningkatan volume lalu lintas di kawasan Lembah Anai, terutama saat memasuki periode libur panjang. Jalur ini diketahui merupakan urat nadi transportasi dan logistik utama di Sumatra Barat.
Resnu berharap kembali tersambungnya jalur ini dapat memulihkan mobilitas masyarakat, baik dari sektor ekonomi maupun sosial, yang sempat lumpuh akibat bencana alam beberapa waktu lalu.
“Ruas ini memiliki peran penting sebagai jalur penghubung strategis. Kami berkomitmen menyelesaikan penanganan ini tepat waktu pada Juli 2026 agar manfaatnya dapat kembali dirasakan secara optimal oleh masyarakat,” ujarnya.
Wartawan : Tio Furqan Pratama
Editor : REDAKSI PORTAL MEDIA BARU
❝❞ Komentar Anda
Berita Lainnya
Berita Terkini Seputar Sumatera Barat
Hujan Deras dan Angin Kencang di Padang, Pohon Karet Tumbang Timpa Rumah Warga di Lubuk Begalung
22 Juni 2026 JAM 18:51:21 WIB
Bentangkan Kain 1,5 KM, Polda Sumbar dan Komunitas Deklarasi Anti Narkoba serta LGBT
21 Juni 2026 JAM 20:21:58 WIB
Nelayan Hilang di Perairan Pulau Bugei Mentawai, Tim SAR Kerahkan RIB 03
21 Juni 2026 JAM 17:55:30 WIB