Berita ❯ Kota Padang
Jamin Keamanan Takjil, Pemko Padang dan BBPOM Sidak Pasar Pabukoan Imam Bonjol
TVRI Sumatera Barat • Serba serbi Ramadhan 27 Februari 2026 JAM 05:09:40 WIB

PADANG - Jamin keamanan pangan warga selama Ramadan, Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, bersama Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Padang, Martin Suhendri, menggelar inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Pabukoan Imam Bonjol, Kamis, 26 Februari 2026.
Sidak ini menyasar berbagai panganan berbuka puasa atau takjil guna mengantisipasi penggunaan bahan berbahaya seperti Formalin, Boraks, dan pewarna tekstil (Rhodamin B).
Dalam aksi tersebut, petugas mengambil puluhan sampel makanan untuk diuji langsung di tempat menggunakan mobil laboratorium keliling. Martin Suhendri menjelaskan bahwa intensifikasi pengawasan ini bertujuan memastikan jajanan yang beredar layak konsumsi.
"Kami menargetkan pengambilan 20 hingga 25 jenis sampel pangan di Kota Padang, terutama makanan siap saji dan takjil di pusat keramaian. Sejauh ini, hasil pengujian di beberapa titik kabupaten/kota cukup memuaskan," ujar Martin.
Selain pengujian, BBPOM juga mengedukasi pedagang dan warga melalui slogan Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa).
Martin juga membagikan tips mengenali pangan berbahaya, yakni mewaspadai formalin pada mie atau ikan yang tidak dihinggapi lalat, boraks pada makanan yang bertekstur sangat kenyal seperti karet, serta pewarna Rhodamin B pada kerupuk yang berwarna merah muda mencolok dan tampak berpendar.
Tak hanya takjil, BBPOM juga memperluas pengawasan ke paket parsel menjelang Idulfitri. Hal ini dilakukan untuk mencegah pedagang nakal yang memasukkan produk kedaluwarsa ke dalam kemasan parsel.
"Kami mengimbau pelaku usaha memastikan produk dalam parsel memiliki masa kedaluwarsa minimal tiga minggu setelah Lebaran. Ini penting karena konsumen biasanya tidak langsung menghabiskan isi parsel saat hari raya," tegasnya.
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah proaktif BBPOM. Menurutnya, pengawasan ini memberikan rasa aman bagi warga di tengah tingginya aktivitas belanja selama Ramadan.
"Ini adalah bentuk kehadiran pemerintah dalam melindungi masyarakat. Kami meminta para pedagang tetap menjaga kualitas dan kejujuran dalam berjualan agar kepercayaan konsumen tetap terjaga," ujar Maigus.
Wartawan : Tio Furqan Pratama
Editor : REDAKSI PORTAL MEDIA BARU
❝❞ Komentar Anda
Berita Lainnya
Berita Terkini Seputar Sumatera Barat
Absen Tanpa Kabar di Rapat Porprov XVI, Komitmen Cabor Sepak Bola dan Futsal Dipertanyakan
26 Februari 2026 JAM 22:08:20 WIB
Diduga Edarkan Sabu, Sopir Berinisial JO Diringkus Satresnarkoba Polres Sijunjung
26 Februari 2026 JAM 19:33:40 WIB