Berita ❯ Kota Padang
Operasi Pekat Singgalang 2026, Dua Lansia di Padang Terciduk Judi Togel
TVRI Sumatera Barat • Kriminalitas 22 Februari 2026 JAM 22:12:17 WIB

PADANG - Di tengah kekhusyukan bulan suci Ramadan, Tim Opsnal Satreskrim Polresta Padang mengamankan dua pria lanjut usia (lansia) yang kedapatan menjalankan praktik judi toto gelap (togel).
Keduanya diringkus dalam Operasi Pekat Singgalang 2026 di kawasan Jati Rawang Melayu, Kecamatan Padang Timur, Sabtu, 21 Februari 2026 malam.
Kedua tersangka yang diketahui berinisial JW (63) dan J (60) tak berkutik saat petugas berpakaian preman menggerebek sebuah warung yang diduga kuat menjadi lokasi transaksi judi sekitar pukul 22.30 WIB.
Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Muhammad Yasin, mengonfirmasi penangkapan tersebut merupakan bagian dari upaya cipta kondisi selama bulan Ramadan.
"Operasi ini bermula dari penyelidikan rutin tim di lapangan. Saat dipantau, ditemukan aktivitas mencurigakan yang mengarah pada perjudian jenis togel," ujar Kompol Yasin, Minggu, 22 Februari 2026.
Dalam penggeledahan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti dari kedua tersangka yang menguatkan dugaan tindak pidana perjudian
Dari JW, polisi mengamankan satu unit ponsel Android yang digunakan untuk mengakses situs judi daring bernama Senopati 2 dan alat tulis. Sementara dari J, diamankan satu lembar potongan kertas berisi catatan angka pesanan togel serta uang tunai sebesar Rp90.000.
"Kami sangat menyayangkan tindakan kedua pria ini. Di usia mereka yang sudah di atas 60 tahun, alih-alih fokus beribadah di bulan Ramadan, mereka justru terlibat aktivitas melanggar hukum," tambah Yasin.
Penangkapan yang dipimpin oleh Kanit Opsnal Iptu Adrian Afandi dan Kasubnit Ipda Ryan Fermana ini menjadi sinyal keras bagi pelaku penyakit masyarakat (pekat) di Kota Padang. Kompol Yasin menegaskan bahwa Operasi Pekat Singgalang 2026 akan terus digencarkan untuk menekan angka kriminalitas yang meresahkan warga.
Saat ini, kedua tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolresta Padang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga tengah mendalami kemungkinan adanya keterlibatan jaringan atau bandar besar di balik aktivitas kedua lansia tersebut.
"Kami mengimbau masyarakat untuk menjaga ketertiban selama Ramadan. Jangan terlibat dalam aktivitas ilegal yang merugikan diri sendiri dan lingkungan," tuturnya.
Wartawan : Tio Furqan Pratama
Editor : REDAKSI PORTAL MEDIA BARU
❝❞ Komentar Anda
Berita Lainnya
Berita Terkini Seputar Sumatera Barat
Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Agam Sumatera Barat, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
22 Februari 2026 JAM 23:00:27 WIB