Berita

Berita Seputar Sumatera Barat

BeritaKabupaten Tanah Datar

Atasi Macet dan Kecelakaan, Danantara Dukung Pembangunan Flyover serta Escape Ramp di Sumbar

TVRI Sumatera BaratPemerintahan 19 Februari 2026 JAM 21:39:42 WIB

TANAH DATAR - Akselerasi pembangunan infrastruktur strategis di Sumatera Barat (Sumbar) mendapat angin segar. Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) menyatakan dukungannya terhadap pembangunan sejumlah proyek vital, mulai dari flyover pengurai kemacetan hingga jalur penyelamat darurat di jalur lintas utama provinsi.

Dukungan tersebut ditegaskan saat Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, bersama Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, mendampingi Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, meninjau lokasi rencana proyek di Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Rabu, 19 Februari 2026.

Kunjungan kerja ini memfokuskan pada tiga titik krusial di Sumatera Barat yang menjadi 'urat nadi' transportasi, meliputi rencana pembangunan escape ramp di Panyalaian untuk menekan kecelakaan, pembangunan flyover Padang Luar di atas lahan PT KAI guna mengurai kemacetan jalur Padang–Bukittinggi, serta peninjauan Hunian Sementara (Huntara) Malalo yang dibiayai penuh oleh Danantara bagi warga terdampak bencana

“Infrastruktur yang baik akan menurunkan biaya logistik dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Danantara mendukung proyek ini karena manfaatnya langsung menyentuh masyarakat dan dunia usaha,” ujar Dony Oskaria di sela peninjauan di Pasar Padang Luar.

Tantangan utama pembangunan di titik-titik tersebut adalah pemanfaatan lahan milik PT KAI. Menanggapi hal ini, Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, memastikan pihaknya siap berkolaborasi.

"Kami akan menyesuaikan desain konstruksi, khususnya peletakan pilar flyover agar sejajar dengan badan jalan. Prinsipnya, pembangunan tetap berjalan tanpa mengganggu operasional kereta api," jelas Bobby.

Gubernur Mahyeldi mengapresiasi langkah cepat Danantara dan sinergi lintas sektoral ini. Menurutnya, koordinasi antara pemerintah pusat, daerah, dan BUMN adalah kunci percepatan pembangunan.

“Kita berharap proses koordinasi segera tuntas agar tahap konstruksi bisa langsung dimulai,” kata Mahyeldi.

Senada dengan itu, Andre Rosiade menekankan bahwa aspek keselamatan harus menjadi prioritas utama, terutama di jalur tengkorak Panyalaian.

"Jangan sampai ada korban lagi. Desain harus matang agar solusi ini benar-benar menyelesaikan persoalan keselamatan dan ekonomi warga," tegas Andre.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut Bupati Agam Benny Warlis, Bupati Tanah Datar Eka Putra, serta Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumbar Elsa Friandi.

Wartawan : Tio Furqan Pratama
Editor : REDAKSI PORTAL MEDIA BARU


❝❞ Komentar Anda

Berita Lainnya

Berita Terkini Seputar Sumatera Barat