Berita

Berita Seputar Sumatera Barat

BeritaKota Padang

Sinergi Pemkab Solok dan BPBD Sumbar: Percepat Validasi Data untuk Huntap dan Infrastruktur

TVRI Sumatera BaratPemerintahan 29 Januari 2026 JAM 19:32:03 WIB

PADANG - Pemerintah Kabupaten Solok bergerak cepat memasuki fase pemulihan pascabencana hidrometeorologi. Guna menjamin akurasi data dan kelancaran administrasi bantuan pusat, Wakil Bupati Solok, Jon Firman Pandu, melakukan koordinasi intensif dengan BPBD Provinsi Sumatera Barat di Padang, Rabu, 28 Januari 2026.

Fokus utama pertemuan ini adalah sinkronisasi data teknis untuk pengusulan bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi ke tingkat pusat, termasuk pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi warga terdampak.

Wakil Bupati Solok menekankan bahwa tantangan terbesar pascamasa tanggap darurat adalah memastikan proses pemulihan berjalan terencana dan sesuai regulasi. Ia menyebut, akurasi angka dan kelengkapan petunjuk teknis (juknis) menjadi syarat mutlak agar usulan bantuan tidak tertahan di kementerian.

"Kami membahas hal-hal teknis yang diminta pemerintah pusat. Validitas data ini krusial agar pengajuan bantuan berjalan lancar. Apalagi, data pengusulan bantuan untuk daerah terdampak ini akan segera ditindaklanjuti oleh Bappenas," ujar Wabup.

Kalaksa BPBD Sumbar, Erasukma Munaf, menyambut baik langkah proaktif Pemkab Solok. Menurutnya, koordinasi ini tidak hanya membahas hunian masyarakat, tetapi juga mencakup pemulihan fasilitas publik lainnya.

"Pembahasan kita meluas hingga rencana perbaikan rumah ibadah yang terdampak, pembangunan jembatan gantung, serta kebutuhan infrastruktur penunjang lainnya," jelas Erasukma.

Ia menambahkan, kecepatan respon pemerintah pusat terhadap bencana di Sumbar selama ini merupakan hasil dari komunikasi yang solid antara pimpinan daerah, Forkopimda, serta dukungan masyarakat. Namun, ia mengingatkan agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis di kabupaten tetap aktif dalam menyiapkan proposal yang detail.

"Sinkronisasi antar-OPD mutlak diperlukan agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) efektif dan tepat sasaran," tegasnya.

Senada dengan hal tersebut, Kalaksa BPBD Kabupaten Solok, Khairul, menyatakan bahwa hasil koordinasi ini akan menjadi pijakan kuat untuk mengajukan proposal ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Kami ingin memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan dan transparan. Target utama kita adalah bantuan ini benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat yang terdampak di lapangan," pungkas Khairul.

Sinergi antara Pemkab Solok dan Pemprov Sumbar ini diharapkan mampu memangkas birokrasi yang berbelit, sehingga masyarakat terdampak bisa segera menempati hunian yang layak dan menggunakan fasilitas umum kembali.

Wartawan : Tio Furqan Pratama
Editor : REDAKSI PORTAL MEDIA BARU


❝❞ Komentar Anda

Berita Lainnya

Berita Terkini Seputar Sumatera Barat