Berita ❯ Kota Padang
Ratusan Atlet Sumbar Jalani Tes Kesehatan, Tahap Awal Pra-Pelatda 2026 Dimulai
TVRI Sumatera Barat • Olahraga 13 Januari 2026 JAM 05:44:36 WIB

PADANG - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat resmi memulai rangkaian persiapan Pra-Pemusatan Latihan Daerah (Pra-Pelatda) 2026.
Tahapan krusial ini dibuka dengan pemeriksaan kesehatan ratusan atlet di UPTD Balai Kesehatan Olahraga Masyarakat (BKOM) dan Pelatihan Kesehatan (Pelkes) Provinsi Sumbar, Senin, 12 Januari 2026.
Komandan Pelatda KONI Sumbar, Dr. Risky Syahputra, menegaskan bahwa pemeriksaan medis ini merupakan "pintu masuk" wajib bagi seluruh atlet sebelum melangkah ke tahapan seleksi berikutnya.
“Tes ini penting untuk memastikan kondisi awal atlet secara objektif. Hasil dari aspek kesehatan, psikologis, hingga fisik akan menjadi dasar utama kami dalam menetapkan atlet yang layak masuk Pra-Pelatda,” ujar Risky didampingi Sekretaris Jasman Herry.
Pada hari pertama, tercatat beberapa cabang olahraga (cabor) belum bisa menghadirkan atletnya secara lengkap. Cabor tersebut di antaranya E-sport, taekwondo, biliar, selancar ombak, balap sepeda, atletik, dan muaythai.
Ketidakhadiran ini dipicu berbagai faktor, mulai dari atlet yang sedang mengikuti kejuaraan di luar negeri, berada di luar daerah, hingga urusan keluarga. Menanggapi hal itu, panitia memberikan dispensasi berupa tes susulan.
“Atlet yang berhalangan masih diberi kesempatan mengikuti tes kesehatan besok sebelum pukul 10.00 WIB. Jika melewati batas waktu tersebut, atlet akan diarahkan langsung mengikuti tes psikologi di Universitas Negeri Padang (UNP),” jelas Risky.
Sesuai jadwal, rangkaian seleksi akan dilanjutkan dengan tes psikologi di GOR Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) UNP pada Selasa, 13 Januari 2026 dan tes fisik di Laboratorium FIK UNP pada Rabu, 14 Januari 2026.
Sebanyak 138 atlet dari berbagai disiplin olahraga diproyeksikan mengikuti seluruh rangkaian ini. Wakil Ketua Umum II KONI Sumbar, Septri, menekankan bahwa standarisasi ini bertujuan agar program latihan ke depan berjalan efektif dan terukur.
Ketua Umum KONI Sumatera Barat, Hamdanus, menyatakan dukungan penuh atas transparansi dan ketegasan tim Binpres dalam menyeleksi atlet. Ia menekankan bahwa prestasi nasional tidak bisa diraih dengan cara instan.
“Proses pembinaan harus berbasis data (sport science) agar tepat sasaran. Dengan data akurat dari hasil tes ini, program latihan akan lebih terarah dan peluang kita meraih medali di tingkat nasional akan semakin besar,” tegas Hamdanus.
Pelaksanaan tes ini melibatkan kolaborasi tim terpadu dari KONI Sumbar, akademisi Universitas Negeri Padang, serta tenaga kesehatan profesional guna menjamin validitas hasil seleksi.
Wartawan : Tio Furqan Pratama
Editor : REDAKSI PORTAL MEDIA BARU
❝❞ Komentar Anda
Berita Lainnya
Berita Terkini Seputar Sumatera Barat
PGAI Sumbar Bantah Tuduhan Pengusiran Pasien di Rumah Singgah Pasaman
13 Januari 2026 JAM 05:42:31 WIB
Kebakaran Hanguskan Dua Rumah di Jati Kota Padang, Kerugian Capai Rp750 Juta
12 Januari 2026 JAM 21:11:53 WIB