Berita

Berita Seputar Sumatera Barat

BeritaKabupaten Padang Pariaman

500 SAPI DI PADANG PARIAMAN DISERANG LSD

TVRI Sumatera BaratKesehatan 15 September 2022 JAM 06:00:00 WIB

Selain kasus penyakit mulut dan kuku atau PMK yang tengah menyerang ternak milik warga saat ini, sapi milik warga di Kabupaten Padang Pariaman juga diserang penyakit lumpy skin disease atau LSD. Data dari dinas peternakan dan kesehatan hewan kabupaten Padang Pariaman lebih dari 500 ekor sapi milik warga  diserang penyakit lumpy skin disease atau LSD. Hal ini diketahui ketika tim kesehatan melakukan pengambilan sampel darah sapi yang diduga terkena LSD untuk diteliti di laboratorium viteriner baso agam dan hasil pemeriksaan menyatakan ratusan sapi positif LSD. Kasus LSD kini sudah menyebar ke 9 kecamatan dari 17 kecamatan yang ada di Padang Pariaman. Diantaranya kecamatan Aur Malintang dan VII Koto.

 

Kabid peternakan dan kesehatan hewan, Padang Pariaman, Devi Yenti menyebut penyakit lumpy skin disease atau LSD hanya menyerang ternak jenis sapi saja. Agar kasus tersebut tidak bertambah dan meluas, petugas kesehatan hewan disebar untuk melakukan pengobatan serta sosialisasi kepada masyarakat agar lebih meperhatikan kebersihan kandang, karena penularan LSD melalui lalat.

Devi yenti juga menyebutkan, penyakit lumpy skin disease atau LSD sebetulnya lebih awal muncul dari kasus pmk. namun karena kasus pmk lebih cepat penyebarannya dan kasusnya juga cukup tinggi, membuat pemrintah setempat lebih fokus penanganan PMK. Khusus untuk kasus LSD, penularannya melalui lalat, sehingga dimintah kepada seluruh peternak di Padang Pariaman agar selalu menjaga kebersihan kandang, melakukan pengasapan dan penyemprotan disinfektan. Kesembuhan kasus LSD cukup lama bahkan bisa mencapai enam bulan.

 

Wartawan : ABDUL / SARIL
Editor : REDAKSI SBHI


❝❞ Komentar Anda

Berita Lainnya

Berita Terkini Seputar Sumatera Barat