Berita ❯ Kabupaten Solok selatan
: BPBD SOLOK SELATAN HIMBAU WARGA WASPADA CUACA EKSTRIM
Kontributor Daerah • Iklim 03 April 2021 JAM 06:59:23 WIB
Badan penanggulangan bencana daerah atau BPBD Solok Selatan, menghimbau warga setempat untuk waspada terhadap potensi dan resiko terjadinya bencana di saat cuaca ekstrim, menyusul dua hari terakhir di sejumlah wilayah di Solok Selatan dilanda bencana angin puting beliung. Dari peristiwa tersebut BPBD mencatat, 72 rumah mengalami rusak di lima kecamatan yang tersebar di Solok Selatan.
PLT Kepala Bidang Pencegahan Dan Kesiapsiagaan BPBD Solok Selatan, Fikri Budiman mengatakan, sepanjang dua hari terakhir di sejumlah wilayah di Solok Selatan dilanda bencana angin kencang, maka dari itu, dihimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi dan resiko terjadinya bencana. Diminta kepada masyarakat untuk menghindari atau melakukan evakuasi mandiri dari daerah yang memiliki resiko dampak angin puting beliung, seperti, lokasi yang banyak terdapat pohon-pohon yang berpotensi tumbang.
Selain potensi bencana angin puting beliung, potensi longsor, tanah bergerak dan bencana banjir juga mengintai kabupaten Solok Selatan ini, dikarenakan, perubahan cuaca ekstrim yang iikuti dengan hujan sehingga berpotensi bencana.
Saat ini terdapat lima kecamatan yang memiliki resiko tinggi terjadinya bencana di Solok Selatan, diantarnya, kecamatan Koto Parik Gadang Diateh, Sungai Pagu, Pauh Duo, Sangir dan Sangir Batang Hari. Diharapakan, cuaca ekstrim dan bencana angin puting beliung ini tidak lagi terjadi, agar masyarakat bisa kembali beraktitas seperti biasa tanpa merasa khawatir.
Wartawan : DIKY LESMANA
Editor : PPID TVRI SUMBAR
❝❞ Komentar Anda
Berita Lainnya
Berita Terkini Seputar Sumatera Barat
Perkuat Sinergi dan Spiritual, Polda Sumbar Gelar Doa Bersama dan Tabligh Akbar: Hadirkan Ustadz Adi Hidayat
24 Februari 2026 JAM 22:31:49 WIB
Satreskrim Polresta Padang Bekuk Terduga Pencuri Motor di Indarung
24 Februari 2026 JAM 22:30:09 WIB
Kebakaran Hanguskan Satu Rumah di Kuranji Padang, Kerugian Capai Rp100 Juta
24 Februari 2026 JAM 10:02:25 WIB