Berita ❯ Kabupaten Agam
Longsor Terjang Nagari Sungai Landia Agam: Satu Warga Meninggal Dunia, Enam Selamat
TVRI Sumatera Barat • Bencana Alam 06 Mei 2026 JAM 09:21:38 WIB

AGAM - Bencana tanah longsor melanda kawasan Bukit Indah, Jorong Baruah, Nagari Sungai Landia, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada Selasa (5/5/2026) malam. Peristiwa yang dipicu curah hujan tinggi tersebut mengakibatkan dua unit rumah warga tertimbun dan merenggut satu korban jiwa.
Kepala Kantor SAR Kelas A Padang, Abdul Malik, mengatakan bahwa pihaknya menerima laporan kejadian dari Walinagari Balingka pada Rabu (6/5) dini hari sekitar pukul 00.22 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim dari Unit Siaga SAR Agam langsung dikerahkan ke lokasi kejadian.
"Berdasarkan laporan yang kami terima, longsor terjadi sekitar pukul 22.05 WIB akibat intensitas hujan yang sangat tinggi di area perbukitan. Material longsor menimbun dua rumah warga yang di dalamnya terdapat tujuh orang korban," ujar Abdul Malik dalam keterangan resminya, Rabu (6/5/2026).
Abdul Malik menjelaskan, dari total tujuh orang korban yang terdampak, enam orang dinyatakan selamat, sementara satu orang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
"Korban meninggal dunia atas nama Awal (56). Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban pada pukul 04.04 WIB. Jenazah langsung dievakuasi ke RS Achmad Mochtar Bukittinggi," lanjutnya.
Adapun enam korban selamat lainnya adalah Zaki (18), Kuntum (14), Rahmat Hidayat (33), Gustina Diana Wati (37), Zafira Zakya Hidayat (1), dan Yoni (45). Seluruh korban selamat merupakan warga Jorong Kampuang Baruah.
Dalam operasi penyelamatan ini, Kantor SAR Padang mengerahkan personil dengan dukungan alut rescue car, peralatan vertikal, medis, hingga alat komunikasi. Operasi ini juga melibatkan unsur gabungan dari BPBD Agam, PMI, KSB, perangkat nagari, serta puluhan warga setempat.
Meski sempat terkendala kondisi tanah longsoran yang belum stabil, tim di lapangan berhasil menyelesaikan proses evakuasi dengan cepat. Dengan ditemukannya seluruh korban, Abdul Malik menyatakan bahwa operasi SAR diusulkan untuk ditutup.
"Setelah dilakukan debriefing dengan seluruh unsur yang terlibat pada pukul 05.10 WIB, operasi SAR dinyatakan selesai. Kami mengusulkan penutupan operasi dan seluruh personil dikembalikan ke kesatuan masing-masing," ujar Abdul Malik.
Melalui kejadian ini, Basarnas mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan perbukitan untuk tetap waspada, terutama saat curah hujan tinggi guna menghindari jatuhnya korban jiwa di kemudian hari
Wartawan : Tio Furqan Pratama
Editor : REDAKSI PORTAL MEDIA BARU
❝❞ Komentar Anda
Berita Lainnya
Berita Terkini Seputar Sumatera Barat
Polresta Padang Ringkus Dua Pencuri Kabel Tower di Sawahan, Kerugian Capai Rp14 Juta
13 Mei 2026 JAM 20:53:43 WIB
BNNP Sumbar Gagalkan Penyelundupan 150 Kg Ganja asal Mandailing, Empat Pelaku Diringkus
13 Mei 2026 JAM 16:25:38 WIB
Banjir Landa Nagari Saruaso Tanah Datar, Tim SAR Gabungan Evakuasi 5 Warga
13 Mei 2026 JAM 06:49:31 WIB