Berita

Berita Seputar Sumatera Barat

BeritaDaerah

Penelitian Geomaknetik Untuk Mitigasi Bencana

Kontributor DaerahSeputar Sumbar 12 September 2019 JAM 06:46:03 WIB

Peneliti Teknik Geofisika ITB atau Institut Teknologi Bandung melakukan penelitian Geomaknetik sesar Sumatera melalui struktural bebatuan Segmen Sianok dan Sumani. Penelitian ini untuk memahami pergerakan Sesar dan Mitigasi resiko bencana gempa.

Sejumlah ahli Geologi dan Fisika ITB, melakukan penelitian terkait Geomaknetik Sesar Sumatera aktif paling panjang di dunia. Penelitian dilakukan di dua Segmen Sianok dan Sumani dengan mengambil sampel beberapa batuan yang berhubungan erat dengan Sesar Sumatra. Di Segmen Sumani terdapat jalur Singkarak. Sementara Segmen Sianok terdapat jalur Sianok dan Danau Maninjau. Penelitian fokus mempelajari struktur batuan dibawah kawasan sesar tersebut. Diharapkan dengan memahami sesar ini dapat dimanfaatkan untuk  Mitigasi resiko bencananya.

Metode Geomaknetik,  memiliki luas 60 hingga 100 km. Dimulai dari Kota Padang ke Danau Maninjau. Sisi Barat ke Timur, Pantai Tiku sampai ke Bukittinggi. Sedangkan arah selatan di sekitar Kota dan Kabupaten Solok. Waktu pelaksanaan diperkirakan  membutuhkan waktu  2 setengah tahun.  Penelitian ini menggabungkan data Geomaknetik dengan kegempaan.  Dalam keilmuan Geofisika, informasi tentang kegempaan juga memberikan indikasi Struktur di bawah permukaan. Selama ini ilmu pengetahuan  belum dipaham dan sangat penting diketahui publik terutama mempelajari batuan di bawah Sesar Segmen Sumani dan Sianok.

Biasanya, peneliti hanya mampu melihat dari permukaan saja. Dua daerah Segmen Sianok dan Sumani, terdapat kepadatan penduduk cukup tinggi. setelah informasi didapat, bisa memberikan tambahan ilmu pengetahuan.  Pada kesempatan yang sama peneliti Profesor Satria juga  memberikan edukasi kepada pelajar SMA Negeri 1 Tanjung Raya. Terutama dalam memotivasi siswa untuk seimbang antara intelektual dengan sosial budayannya. Analisis sosial budaya lebih tinggi ketimbang memiliki intelektual, namun tidak bermoral. Dikharapkan siswa dapat menjaga alam dan lingkungannya sehingga kelestarian alam dapat terjaga di Selingkar Danau Maninjau.

Wartawan : RUDI
Editor : Aurelie Moeremans


❝❞ Komentar Anda

Berita Lainnya

Berita Terkini Seputar Sumatera Barat

WASPADA LONGSOR DAN BAJIR DI MUSIM HUJAN

28 Januari 2023 JAM 06:00:00 WIB

KECELAKAAN BERUNTUN 3 ORANG MENINGGAL DUNIA

28 Januari 2023 JAM 06:00:00 WIB

PASBAR BUTUH TEMPAT PENANGKARAN BUAYA

28 Januari 2023 JAM 06:00:00 WIB