Berita

Berita Seputar Sumatera Barat

BeritaKabupaten Pasaman Barat

Ratusan Ton Sawit Masyarakat Maligi Membusuk Karena Jalan Terputus

Kontributor DaerahEkonomi 00 Desember 0000 JAM 00:00:00 WIB

Terputusnya akses jalan masyarakat menuju pusat kecamatan dan menuju jalan perusahaan, sejak sepuluh hari belakangan ini, berdampak terhadap ekonomi masyarakat Maligi dan sekitarnya. Ratusan hektare lahan sawit masyarakat tidak bisa dipanen, karena  kesulitan membawa hasil panen menuju pabrik. Di beberapa titik, tempat pengumpulan akhir, terdapat sawit masyarakat yang membusuk setelah dipanen. Sawit tersebut tidak bisa dibawa ke pengepul atau pabrik, karena jalan menuju pabrik atau pusat kecamatan terputus dan tidak bisa dilewati oleh kendaraan roda empat.

Sekretaris Nagari Persiapan Maligi Hendrian mengungkapkan bahwa banjir Jumat kemarin memutus lima titik jalan, dari pusat kecamatan menuju Maligi dan menuju perusahaan kelapa sawit. Kondisi tersebut, membuat akses jalan masyarakat membawa buah sawit terganggu, bahkan petani tidak bisa memanen sawit mereka, sebab biaya operasional mengeluarkan sawit  cukup tinggi, karena jarak yang jauh. Selain tumpukan sawit membusuk di daerah Suak, saat ini terdapat beberapa tumpukan sawit yang sudah membusuk di daerah Maligi setelah panen.

Petani mengaku sawit tersebut tidak bisa dijual lagi, karena kondisinya sudah rusak. Saat ini terdapat ratusan hektare lahan sawit masyarakat, sudah memasuki masa penen, namun karena akses jalan terputus mereka enggan memanen. Masyarakat sekitar khawatir, jika jalan belum juga diperbaiki,  kerugian masyarakat akan semakin meningkat karena sebagian besar sawit masyarakat sekarang sudah membusuk di batang. Sementara ekonomi masyarakat sekitar sebagian besar bergantung kepada hasil sawit dan hasil melaut.

Wartawan : ANDIKA
Editor : Aurelie Moeremans

Berita Lainnya

Berita Terkini Seputar Sumatera Barat