Berita ❯ Kabupaten Agam
Kapolda Sumbar Bantah Banjir Bandang Di Galapung Akibat Ileggal Loging
Kontributor Daerah • Bencana Alam 27 November 2019 JAM 06:16:50 WIB
Kapolda Sumatra Barat, Irjen Pol Fakhrizal membantah keras penyebab bencana banjir bandang di Jorong Galapuang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam akibat ilegal logging. Bencana ini murni bencana alam dan Jorong Galapuang merupakan daerah zona merah yang rawan bencana alam. Bencana alam yang melanda Jorong Galapuang, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, dikaitkan dengan isu ileggal logging. Peryataan tersebut dibantah oleh Kapolda Sumatra Barat, Irjen Pol Fakrizal saat berkunjung ke lokasi tersebut.
Menurut Kapolda Sumatera Barat bencana ini dinilai murni disebabkan bencana alam. Letak lokasi sudah lama ditetapkan daerah rawan longsor dan masuk zona merah. Dalam tahun 2019 saja, telah terjadi 3 kali kejadian yang sama. Dan kali ini terparah dengan merusak belasan bangunan rumah dan fasilitas umum. Berdasarkan informasi didapat, Pemerintah Daerah Agam telah berulangkali meminta masyarakat setempat untuk bisa pindah dan menempati pemukiman baru. Terutama lokasi yang jauh dari bencana dan aman ditempati.
Meski demikian, masyarakat masih tetap bersikukuh untuk tidak pindah dan bertahan di sana. Masyarakat hendaknya memahami dan mengerti, keselamatan terancam setiap waktu. Terutama di saat cuaca ektrim melanda daerah tersebut. Kapolda Sumbar meminta masyarakat, untuk bisa mengikuti ajakan Pemerintah Kabupaten Agam, agar pindah ke pemukiman yang lebih aman. Sehingga kejadian serupa tidak terus terjadi berulang kali, dan mengundang perhatian masyarakat luas, dalam kejadian yang sama.
Wartawan : RUDI YUDISTIRA
Editor : PPID TVRI SUMBAR
❝❞ Komentar Anda
Berita Lainnya
Berita Terkini Seputar Sumatera Barat
Tekan Risiko Kecelakaan, KAI Divre II Sumbar Kembali Tutup Perlintasan Liar di Padang Pariaman
07 Mei 2026 JAM 20:06:28 WIB
Longsor Terjang Nagari Sungai Landia Agam: Satu Warga Meninggal Dunia, Enam Selamat
06 Mei 2026 JAM 09:21:38 WIB
Seorang IRT di Padang Nyaris Lompat dari Jembatan Siti Nurbaya, Sempat Telepon Damkar Sebelum Beraksi
05 Mei 2026 JAM 06:07:55 WIB